Siswi SMKN 1 Kaligondang Ini Berkeliling Kalbar Gratis

727
Farahlia Nurfatihah bersama guru pembimbingnya, Ratna Palupi, S.Pd. (Prasetiyo/koranbernas.id)

KORANBERNAS.ID–Farahlia Nurfatihah, siswi Klas XI Akuntansi 2 dari SMK Negeri 1 Kaligondang, terpilih menjadi salah satu peserta program “Siswa Mengenal Nusantara (SMN)” tahun 2018 Provinsi Jateng. Selama sembilan hari, 13-21 Agustus 2018, gadis  yang tinggal di Desa Pangempon,Kecamatan Kejobong ini bersama 37 temannya dari berbagai SMA/SMK se-Jateng, akan mengikuti berbagai kegiatan di Kalimantan Barat, termasuk mengunjungi pusat-pusat budaya dan pariwisata.

Kepala SMKN 1 Kaligondang, F Budi Santosa didampingi staf Bidang Bina Prestasi SMKN 1 Kaligondang, Ratna Palupi kepada koranbernas.id, Sabtu (28/07/2018) mengatakan, Farahlia Nurfatihah sebelumnya menjalani serangkaian seleksi secara ketat di Semarang, Kamis -Jumat (26-27/07/2018).

“Ada 70 siswa SMA/SMK dari 35 kabupaten se-Jateng yang mengikuti seleksi. Seleksi ini dilakukan oleh jajaran Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bekerjasama dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jateng,” kata Budi Santosa.

Ratna Palupi yang ikut menggembleng Farahlia menambahkan, materi seleksi meliputi test tertulis dan wawancara khusus. Saat  wawancara ditanyakan seputar NKRI, BUMN, seni Budaya Jateng dan entrepreneurship. “Dalam kesempatan itu, Farahlia juga menampilkan seni geguritan,” ujar Ratna Palupi yang juga guru Bahasa Jawa di sekolah tersebut.

Farahlia Nurfatihah (dua dari kanan) bersama teman-temannya dari berbagai SMA/SMK se-Jateng yang lolos program Siswa Mengenal Nusantara. (Prasetiyo/koranbernas.id)

Program SMN  merupakan kegiatan pertukaran pelajar di Indonesia yang diinisiasi oleh Kementerian BUMN dan difasilitasi seluruh BUMN dengan wilayah kerja di 34 provinsi.

Pada tahun 2018, PT Kereta Api Indonesia (KAI) ditunjuk sebagai koordinator kegiatan SMN di Jateng bersama PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko, PT Kawasan Industri Wijayakusuma dan Perum Perhutani.

Program SMN ini dikhususkan untuk anak-anak berprestasi dari keluarga tidak mampu.

Menurut Ratna Palupi, Farahlia menjalani pembekalan pada 9-12 Agustus 2018, kemudian pada 13 Agustus 2018 diberangkatkan ke Kalimantan Barat untuk mengikuti program SMN selama 9 hari hingga 21 Agustus mendatang.

Sebaliknya, siswa-siswi dari Kalimantan Barat yang lolos program SMN ini, akan berada di Jateng selama 9 hari.

“Semua akomodasi selama di hotel di Kalimantan Barat, dan biaya mengunjungi pusat-pusat budaya maupun pariwisata di Kalbar, akan ditanggung oleh panitia. Sungguh, ini pengalaman berharga bagi Farahlia, sekaligus ikut mempromosikan pariwisata dan budaya Purbalingga di Kalimantan Barat,” ujar Ratna Palupi.(SM)