Sleman Ingin Manfaatkan Vlog Sebagai Media Komunikasi

343
Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Sleman menyelenggarakan pelatihan pembuatan vlog di Sleman Creative Space. (istimewa)

KORANBERNAS.ID–Vlog, atau video blog kini semakin populer sebagai media untuk menyampaikan pesan. Orang-orang biasa pun bisa menjadi selebriti media sosial yang terkenal berkat vlog mereka ditonton ribuan orang.

Tak terkecuali bagi pemerintah. Tuntutan untuk aktif memberikan informasi kepada masyarakat membuat pemerintah kini mulai melirik vlog sebagai alternatif menyampaikan pesan pemerintah.

Presiden Joko Widodo dan beberapa kementerian kini sudah aktif menggunakan vlog yang disiarkan lewat beberapa akun media sosial resmi milik pemerintah. Media sosial disasar agar masyarakat Indonesia, termasuk generasi mudanya, mengetahui dan mengambil bagian terhadap segala kebijakan pemerintah.

Tak mau ketinggalan, Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Sleman menyelenggarakan pelatihan vlog selama 3  hari penuh di Sleman Creative Space, Depok, Sleman. Pelatihan vlog ini untuk memaksimalkan penyebarluasan informasi dan potensi-potensi di Sleman yang belum tergali.

Berlangsung 17-19 April 2018, pelatihan ini diikuti 150 peserta dari perangkat daerah, pemerintah desa, dan kelompok informasi masyarakat. Hadir narasumber Dony Ignazio dan Yoga, kreator-kreator vlog yang tergabung dalam Sleman Creative Community.

Menurut Dony, banyak sekali faktor yang mempengaruhi sebuah vlog bisa digandrungi atau tidak.

“Membuat vlog memang gampang-gampang susah. Ada vlog yang sederhana bahkan terkesan amatiran tetapi memiliki viewer luar biasa banyak. Tapi ada vlog yang dibuat secara profesional tetapi sedikit yang menonton,”terang Dony, Kamis (19/04/2018).

Dalam pelatihan ini, Dony mencontohkan bagaimana membuat vlog yang mudah tetapi mampu menghadirkan kualitas audio visual yang bagus dan layak untuk ditonton. Salah satu yang memegang peranan penting adalah tahapan pra-produksi atau persiapan. Mulai dari mempersiapkan tema, materi, sampai mempersiapkan peralatan. “Jangan lupa mempersiapkan alat-alat bantu yang digunakan untuk proses perekaman video seperti apabila kita ingin membuat vlog yang tipenya adalah tutorial yang membutuhkan alat-alat bantu. Seperti tutorial memasak misalnya, pastikan semua alat dan bahan untuk memasak tersedia terlebih dahulu,” tambahnya.

Terkait kemungkinan vlog cocok sebagai media komunikasi pemerintah, menurut Dony sangat dimungkinkan dengan syarat harus dipersiapkan dulu tema, konsep, materi dan gaya bahasa yang disesuaikan dengan aturan pemerintahan.

“Bukan berarti bahasanya harus kaku dan formal. Menurut saya gaya bahasa santai pun tidak masalah,” tutupnya. (SM)