Sleman Luncurkan Gerakan Indonesia Membaca

93
Launching Gerakan Indonesia Membaca (GIM) di Balai Desa Bangunkerto, Kecamatan Turi, Sleman, Selasa (28/08/2018). (istimewa)

KORANBERNAS.ID — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman melalui Dinas Pendidikan (Disdik) melakukan Launching Gerakan Indonesia Membaca (GIM) di Balai Desa Bangunkerto, Kecamatan Turi Sleman, Selasa (28/8/2018).

Peluncuran program itu dilakukan oleh Asisten Sekretaris Daerah Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Purwatno Widodo, ditandai penandatangan kerja sama dengan Dirjen PAUD dan Dikmas Kementerian Dikbud RI.

Kepala Disdik Sleman, Sri Wantini, menjelaskan launching program GIM tersebut merupakan salah satu rangkaian dari penyelenggaraan program Gerakan Pendidikan Perempuan Mandiri (GP3M), sebagai upaya mendukung visi pemerintah kabupaten sleman yaitu meningkatkan kesejahteraan masyarakat menuju smart regency.

“Pelaksanaan Gerakan Indonesia Membaca (GIM) ini melalui proses yang panjang yaitu perencanaan yang telah dilakukan rakor antar OPD sebagai pemangku kebijakan dan pelaksana teknis serta dilakukan musyawarah dengan Forum Group Discussion (FGD) dan workshop Rencana Aksi Daerah (RAD,” papar Sri Wantini.

Baca Juga :  Ganti Rugi Tanah Bandara Harus Selesai Maret, Ini Warning Sultan

Adapun GP3M merupakan Program Pemerintah Pusat melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI dengan  melakukan berbagai terobosan melalui kegiatan pendidikan dan pelatihan keterampilan bagi masyarakat Kabupaten Sleman.

Purwatno Widodo menyampaikan launching GIM Kaupaten Sleman tahun 2018 ini diharapkan dapat menggerakkan komponen masyarakat agar dapat mewujudkan budaya membaca.

“Budaya membaca sangat penting untuk dimasyarakatkan karena banyak manfaatnya. Dengan membaca kita dapat memperluas wawasan, memperdalam pengetahuan, menggali potensi, mengembangkan bakat dan masih banyak laig manfaatnya,” ujar Purwatno.

Budaya membaca dapat ditanamkan kepada anak-anak sejak usia dini. Bacaan yang diberikan kepada anak-anak juga diharapkan berkualitas untuk menunjang tumbuh kembang anak.

Dalam kegiatan tersbut sejumlah anak-anak yang didampingi orangtuanya melakukan kegiatan membaca di perpustakaan keliling yang dihadirkan di lingkungan balai desa.

Baca Juga :  7 Rumah Sakit Terima Penghargaan Tata Kelola Limbah Medis

Ditampilkan pula 20 stan hasil dari pelatihan yang termasuk dalam program GP3M seperti produk batik dan produk olahan salak. (sol)