Sleman Miliki Pamong Budaya

Tugasnya Lakukan Transliterasi Alih Aksara

52
Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Sleman HY Aji Wulantara SH MHum melantik Pamong Budaya, Kamis (13/09/2018). (istimewa)

KORANBERNAS.ID — Kepala Dinas Kebudayaan (Disbud) Kabupaten Sleman, HY Aji Wulantara SH Mhum, melantik Sumaryana menjadi Pamong Budaya Muda dan Yohanes Jasminto sebagai Pamong Budaya Pertama, Kamis (13/09/2018), di Ruang Rapat Rukun Kantor Dinas Kebudayaan setempat.

Sumaryana dan Yohanes Jatminto sebelumnya merupakan staf Seksi Sejarah, Nilai Budaya, Adat dan Tradisi Bidang Peninggalan Budaya, Nilai dan Tradisi Disbud Sleman.

Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Sleman HY Aji Wulantara SH MHum menjelaskan, Pamong Budaya merupakan jabatan fungsional yang mempunyai ruang lingkup tugas, tanggung jawab dan wewenang membina kebudayaan.

“Tugas dan tanggung jawabnya meliputi bidang nilai budaya, kesejarahan, kesenian, permuseuman, kepurbakalaan dan kebahasaan,” jelas Aji.

Baca Juga :  Siswa di Sekolah Ini Sisir Jentik Nyamuk Hingga Radius 500 Meter

Lebih spesifik Aji menyampaikan ketugasan Pamong Budaya Pertama meliputi pelestarian nilai budaya seperti menyusun rencana kegiatan pelestarian, inventarisasi, dan mengelola dokumen nilai budaya.

Sementara Pamong Budaya Muda bertugas menyusun pedoman pelestarian, mendokumentasikan dan memetakan nilai budaya serta melakukan transliterasi alih aksara.

Aji berharap  Pamong Budaya dapat menjadi contoh yang baik dalam rangka implementasi pelestarian dan pengembangan nilai budaya di masyarakat.

Di antaranya, berinteraksi dengan seluruh desa budaya dan desa rintisan/kantong budaya di Kabupaten Sleman.

“Selain desa budaya dan desa rintisan atau kantong budaya, saya berharap pamong budaya dapat melakukan pendekatan pada paguyuban atau komunitas budaya,” jelas Aji. (sol)