Sleman Pertahankan Swasti Saba Wistara

238
Bupati Sleman, Sri Purnomo bersama Ketua Forum dan Pembina Kabupaten Sehat, usai menerima Penghargaan Kabupaten Kota Sehat 2017, Selasa  (28/11/2017) pagi. (istimewa)

KORANBERNAS.ID–Pemkab Sleman memperoleh penghargaan Swasti Saba Wistara sebagai penghargaan tertinggi dalam verifikasi penyelenggaraan Kabupaten Kota Sehat 2017 dapat dipertahankan Pemkab Sleman. Penghargaan diserahkan Plt Dirjen Bina Pembangunan Daerah Kementerian Dalam Negeri RI Ir Diah Idrajati pada Bupati Sleman, Sri Purnomo di Ruang Sasana Bhakti Praja Kemendagri,  Jakarta Pusat, Selasa (28/11/2017) pagi.

Sri Purnomo selepas acara penganugerahan penghargaan menyampaikan bahwa  tahun 2017 ini merupakan kali kelima keikutsertaan Kabupaten Sleman dalam penilaian Kabupaten Kota Sehat. Pada tahun 2009 lalu Kabupaten Sleman memperoleh Swasti Saba Padapa untuk Kabupaten Sehat klasifikasi pemantapan dengan tatanan yang terpilih yaitu ketahanan pangan dan gizi serta kehidupan masyarakat yang sehat dan mandiri.

Disusul penghargaan Swasti Saba Wiwerda, dengan klasifikasi pembinaan untuk empat tatanan terpilih yaitu ketahanan pangan dan gizi, kehidupan masyarakat yang sehat dan mandiri, kawasan permukiman sarana prasarana sehat dan kawasan pariwisata sehat tahun 2011.

Baca Juga :  ASN Harus Bangga Pakai Mobil Pelat Merah

Kemudian pada tahun 2013 memperoleh Swasti Saba Wiwerda dengan 5  tatanan yang terpilih yaitu kawasan permukiman sarana prasarana sehat, ketahanan pangan dan gizi, kawasan pariwisata sehat, kehidupan masyarakat yang sehat dan mandiri serta kehidupan sosial yang sehat.

Sedangkan pada tahun 2015 Kabupaten Sleman memperoleh penghargaan tertinggi Swasti Saba pengembangan (Wistara) dengan mengajukan tujuh tatanan, yaitu kawasan permukiman sarana prasarana sehat, kawasan tertib lalu lintas dan transportasi, kawasan pariwisata sehat, kawasan industri dan perkantoran sehat, ketahanan pangan dan gizi, kehidupan masyarakat yang sehat dan mandiri, serta kehidupan sosial yang sehat.

“Alhamdulillah Sleman mampu kembali meraih Swasti Saba Wistara dalam verifikasi Kabupaten Kota Sehat tahun 2017, saya sangat mengapresiasi kinerja jajaran Pemkab Sleman bersama seluruh masyarakat yang terlibat dalam upaya mewujudkan Sleman sebagai Kabupaten Sehat,”jelas Sri Purnomo.

Menurut Sri Purnomo penghargaan ini merupakan hasil kerja keras semua stakeholder baik dari kalangan pemerintah, swasta dan masyarakat sendiri yang tergabung dalam Forum Kabupaten Sehat dan Forum Komunikasi Desa Sehat Tingkat Kecamatan.

Baca Juga :  Taksi dan Becak Tak Ingin Berebut Penumpang

Sementara  Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman,  Cahya Purnama MKes yang turut mendampingi Bupati Sleman dalam penganugerahan penghargaan tersebut menjelaskan bahwa verifikasi KKS dilakukan setiap dua tahun sekali. Pada penghargaan KKS 2017 terdapat 173 berkas Kabupaten/Kota dari 26 Provinsi se Indonesia yang masuk.

Jumlah ini meningkat dari penyelenggaraan tahun 2015 yang diikuti oleh 147 kabupaten/kota.

“Penghargaan Swasti Sabha Wistara atau taraf pengembangan diberikan kepada kabupaten kota yang memilih sekurang-kurangnya lima tatanan dan mencakup lebih dari 70% kecamatan,” jelasnya.

Dari 178 Kabupaten/Kota yang mengirimkan dokumen kota sehat, pada akhirnya tim verifikasi pusat memilih 122 Kabupaten/ Kota yang terdiri dari 61 Kabupaten/Kota sehat untuk klasifikasi pengembangan, 42 Kabupaten/Kota sehat untuk klasifikasi pembinaan, dan 19 Kabupaten/Kota sehat untuk klasifikasi pemantapan. (SM)