Sleman Promosikan Potensi Melalui IMA

345

KORANBERNAS.ID–Pemerintah Kabupaten Sleman tak henti-hentinya melakukan inovasi dalam mempromosikan segala potensi yang ada di Kabupaten Sleman. Salah satunya melalui IMA (Indonesia Marketing Association) Chapter Sleman.

IMA merupakan institusi dibawah AMF (Asia Marketing Federation), yaitu suatu institusi yang bergerak di bidang pemasaran di kawasan Asia.

Dra Tri Endah Yitnani MSi selaku Ketua IMA Chapter Sleman mengatakan bahwa IMA memiliki jangkauan promosi yang lebih luas. Menurutnya, sasaran IMA setidaknya terkait tiga aspek, yaitu Penggerakan dan Pengembangan UMKM, Tourism Aware dan City Branding.

Kelebihan IMA ini, lanjutnya, merupakan lembaga non sektor yang dapat merangkul sektor-sektor lainnya untuk mempromosikan potensinya. “IMA ini kan non sektor, jadi menyeluruh, bisa merangkul semuanya,” jelas Tri Endah Yitnani, Selasa (24/10/2017).

Pengurus IMA Chapter Sleman sendiri  dilantik pada tanggal 30 Maret 2017 lalu. Menurut Tri Endah Yitnani ada beberapa program yang telah dilaksanakan oleh IMA Chapter Sleman. Yang terbaru adalah kegiatan Fun Trip, yaitu mengunjungi destinasi wisata baru yang ada di Kecamatan Prambanan bersama dengan 20 blogger. Kegiatan tersebut dimaksudkan supaya para blogger nantinya akan menuliskan pengalamannya tersebut, kemudian menguploadnya di media mereka masing-masing.

“Harapannya nanti agar informasi terkait destinasi wisata baru ini bisa menyebar ke masyarakat umum,” ungkap Ketua IMA Chapter Sleman yang sekaligus Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Sleman tersebut.

Selain itu, ia mengatakan IMA Chapter Sleman telah menjalankan program lainnya, diantaranya mengikuti Musyawarah Nasional di Manado, mengadakan pertemuan rutin setiap dua bulan sekali, sosialisasi ke beberapa komunitas terkait keberadaan IMA Chapter Sleman. “Ini kedepan kita akan mengadakan seminar UMKM tentang pemasaran secara online dan peningkatan kualitas produk,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Tri Endah Yitnani berharap IMA Chapter Sleman dapat mengangkat nama Kabupaten Sleman di kancah Nasional maupun Internasional. Karena, menurutnya segala kegiatan terkait promosi Kabupaten Sleman nantinya akan dilaporkan ke IMA nasional, kemudian diteruskan ke AMF untuk selanjutnya dipasarkan melalui Website resmi IMA dan AMF.

“Itu nanti kan diupload di web mereka (IMA dan AMF), sehingga bisa diakses oleh siapa saja,” ungkapnya. (SM)