Sosok Polisi Sering Dipakai untuk Takuti Anak-anak

451
Jajaran Satbinmas Polsek Sedayu foto bersama siswa KB dan TK Aisyiyah Dusun  Kemusuk Lor Desa Argomulyo saat kegiatan Polisi Sahabat Anak (PSA), Jumat (09/03/2018). (sari wijaya/koranbernas.id)

KORANBERNAS.ID — Anak-anak siswa Kelompok Bermain (KB) dan TK Aisyiyah, Dusun Kemusuk Lor Desa Argomulyo sontak gembira tatkala rombongan Sat Binmas Polsek Sedayu dipimpin Perwira Unit (Panit) I, Iptu Agus Supraja SH menyambangi mereka, Jumat (09/03/2018).

Tanpa sungkan, calon generasi penerus bangsa ini bersalaman, bercengkerama dengan para polisi itu tanpa raut muka yang takut. Bahkan terlihat hangat dan penuh keceriaan sambil sesekali celotehan lucunya memancing tawa dari semua yang hadir.

“Kami dari jajaran kepolisian memiliki sebuah program bernama Polisi Sahabat Anak (PSA). Di antaranya dengan mengunjungi  sekolah secara berkeliling,” kata Iptu Agus.

Kedatangan mereka adalah untuk mengenalkan sosok polisi  berikut dengan atribut yang mereka kenakan. Juga dikenalkan tentang rambu-rambu  lalu lintas serta  tertib berkendara oleh unit lalu lintas. Dikenalkan pula tentang tugas-tuga kepolisian maupun sosok polisi wanita (polwan).

“Harapannya mereka akan mengenal sosok polisi dengan baik, dan tidak takut. Karena tidak jarang, sosok polisi itu buat nakut-nakuti,” kata Iptu Agus sembari tertawa kecil.

Misalnya saja ketika anak dianggap nakal, atau susah  mengerjakan sesuatu, orang tua atau pengasuh kadang-kadang menakutinya dengan kata “polisi”.

“Misalnya, ayo kalau nakal tak panggilkan pak polisi. Nah itu yang akan kita hapus, bahwa polisi itu bukan sosok yang menakutkan. Tetapi sosok yang bersahabat denan dunia anak,” kata perwira asli Sedayu tersebut.

Bukan hanya jajaran kepolisian, kunjungan kali ini terasa lebih istimewa karena turut hadir pula Camat Sedayu, Drs fauzan Mu’arifin.

Kepala KB TK Aisyiyah, Suharningih SPd, mengatakan jumlah siswa keseluruhan di tempat tersebut 135 anak. Kelompok Bermain ada 2 kelas, TK kecil 2 kelas dan TK besar 3 kelas.

“Dengan adanya kegiatan PSA ini kami menyambut gembira. Selamat datang kepada bapak polisi dan Pak Camat ke sekolah kami,” katanya.

Dengan demikian siswa menjadi lebih paham mengenai  sosok seorang polisi berikut tugas-tugasnya. Memang anak-anak tersebut sedang dikenalkan dengan beragam profesi, guna menambah wawasan mereka.

Ternyata dalam pertemuan tersebut anak-anak sangat terkesan. Bahkan hampir semua ketika ditanya cita-citanya ingin menjadi seorang polisi. (sol)