Sri Purnomo Ajak Gunakan Produk Sendiri

164
Sebanyak 51 Pengurus Dekranasda periode 2018 - 2021 dilantik di Pendopo Rumah Dinas Bupati Sleman, Senin (26/02/2018). (istimewa)

KORANBERNAS.ID–Bupati Sleman melantik 51 Pengurus Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) periode 2018 – 2021 bertempat di Pendopo Rumah Dinas Bupati Sleman, Senin (26/02/2018).

Pelantikan tersebut dihadiri oleh Kepala Dinas terkait, para Camat  se-Kabupaten Sleman serta di hadiri juga oleh Gusti Kanjeng Pendero Raden Ayu Arya Adipati Paku Alam X.

Bupati Sleman Sri Purnomo selaku Pembina Dekranasda Kabupaten Sleman  mengatakan, bahwa pelaksanaan kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian Pemda terhadap industri kecil kerajinan dan industri krearif di Sleman.

Sri Purnomo juga mengimbau untuk menggunakan produk industri kecil  dan menengah hasil karya masyarakat yang kualitasnya tidak kalah dengan produk luar.

“Dimulai dari sekarang ayo kita gunakan produk buatan kita sendiri,” kata Sri Purnomo.

Pemerintah Kabupaten Sleman berkomitmen untuk mewujudkan masyarakat Sleman yang lebih sejahtera dengan mengupayakan kemandirian ekonomi.

“Kami terus mengembangkan ekonomi kreatif di Sleman,” kata Sri purnomo.

Bupati juga mengajak para pelaku usaha industri, para akademisi untuk bersama – sama mengembangkan industri kreatif yang ada di Sleman dengan memberikan para perajin kesempatan untuk promosi produk –produknya.

“Tingkat perajin itu memiliki potensi yang besar namun hanya perlu dukungan untuk dapat mengembangkan potensi yang dimiliki,” kata Sri Purnomo.

Sri Purnomo menambahkan dengan dilantiknya pengurus baru diharapkan bisa menjadiproblem solving bagi para pelaku industri kreatif.

“Kita itu mempunyai produk dengan standar bagus, kemudian dibantu mereka dalam pemasarannya,” kata Sri Purnomo.

Sementara itu Ketua Dekranasda Kabupaten Sleman, Ny Kustini Sri Purnomo menyampaikan melalui acara ini Kabupaten Sleman berusaha mendukung pemberdayaan dan promosi perajin skala mikro dari seluruh wilayah Sleman.

Pada acara ini juga diadakan test food bagi para undangan yang merupakan hasil dari binaan Tim Penggerak PKK Kabupaten Sleman.

“Diharapkan ini menjadi salah satu bentuk promosi nyata yang berdampak positif bagi perajin makanan skala mikro,” kata Ny Kustini.

Selain itu juga di tampillkan hasil kerajinan kreatif oleh Industri Kecil Menengah (IKM) Sleman melalui fashion. Diantaranya Fashion show kain Eco Print yang di peragakan oleh Dimas Diajeng Sleman. (SM)