Sudah 128.204 Anak Divaksin

152
Bupati Sleman Drs H Sri Purnomo MSI memantau pelaksanaan Imunisasi di SD Islam Al Azhar 31 Sleman, Senin (21/08/2017).

KORANBERNAS.ID — Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sleman dr Nurulhayah MKes menyampaikan Kampanye Imunisasi MR (Measles Rubella)  menyasar sebanyak 238.347 anak yang tersebar di 690 TK, 580 SD, 132 SMP, 302 PAUD dan 1.476 Posyandu di kabupaten ini.

Data capaian imunisasi MR di Kabupaten Sleman per 20 Agustus 2017 sebesar 53,8 persen atau sebanyak 128.204 anak telah mendapatkan imunisasi.

“Kegiatan imunisasi secara masal ini merupakan upaya pemerintah untuk memutuskan transmisi penularan virus campak dan rubella pada anak usia 9 bulan sampai dengan 15 tahun,” kata Nurulhayah di sela-sela mendampingi Bupati Sleman, Drs H Sri Purnomo MSI melakukan
pantauan pelaksanaan Imunisasi Measles Rubella (MR) di SD Islam Al Azhar 31 Sleman, Senin (21/08/2017). Sekolah tersebut melakukan imunisasi pada 833 siswanya dari kelas I-VI.

Baca Juga :  Jaga Warga Bisa Berperan Redam Emosi Warga

Menurut Nurulhayah pelaksanaan kampanye imunisasi MR dibagi dua tahap. Tahap pertama pada Agustus 2017 dilakukan di seluruh PAUD, TK, SD/MI/sederajat, SDLB dan  SMP/MTs/sederajat, serta SMPLB. Sedangkan tahap kedua bulan September 2017 di Posyandu, Polindes, Poskedes, Puskesmas, Rumah Sakit dan fasilitas pelayanan kesehatan lainnya.

Sri Purnomo menyampaikan measles (campak) dan rubella merupakan penyakit berbahaya. Selain menyebabkan kesakitan pada penderitanya, juga menimbulkan kecacatan, salah satunya menyebabkan cacat otak.

Imunisasi merupakan program nasional yang dicanangkan oleh Presiden RI di MTsN 10 Sleman beberapa waktu lalu. “Kami mendukung sepenuhnya pelaksanaan imunisasi ini, harapannya dapat berjalan lancar dan menyeluruh bagi anak-anak di Sleman,” kata Sri Purnomo.

Mengingat pentingnya imunisasi MR dia mengimbau agar anak-anak yang belum mendapatkan imunisasi segera melapor untuk diberikan imunisasi. “Bagi yang belum mendapatkan imunisasi segera melapor karena Imunisasi ini sangat penting bagi kesehatan anak-anak kita semua untuk generasi yang akan datang,” kata dia. (bid jalasutra)

Baca Juga :  Honorer Minta Jadi CPNS, Ini Jawaban Bupati