Sultan Tidak Ingin Ada Warung yang Curangi Wisatawan

157

KORANBERNAS.ID – Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X memerintahkan bupati dan walikota di DIY mengawasi keberadaan warung-warung yang berpotensi berlaku curang terhadap wisatawan. Jika perlu, instansi yang bersangkutan memberikan sanksi.

Perintah tersebut disampaikan Gubernur DIY, Kamis (21/12/2017), tatkala menjawab pertanyaan wartawan di Kepatihan usai menerima kunjungan Gubernur Prefektur Yamanashi Jepang, Hitoshi Goto.

“Saya berharap wisatawan yang berlibur ke DIY dapat  merasakan nyaman, aman dan disiplin tertib lalu lintas. Untuk warung-warung yang bertidak curang perlu ditindak tegas,” tuturnya.

Sebelumnya, pada dialog Forum Wartawan DPRD DIY, Rabu (20/12/2017), Kepala Dinas Pariwisata DIY Aris Riyanta juga sudah menyampaikan seruan supaya masyarakat maupun para pelaku wisata di DIY jangan menggunakan aji mumpung.

“Berilah pelayanan yang nyaman bagi wisatawan serta berlaku jujur. Jika aji mumpung diterapkan maka rusaklah citra pariwisata DIY,” kata Aris Riyanta.

Dia juga mengimbau masyarakat DIY pada malam pergantian tahun jika tidak ada keperluan mendesak tidak perlu keluar rumah. Tujuannya supaya tidak menambah kemacetan di jalan-jalan.

“Sebagian masyarakat DIY sudah sadar saat tahun baru tidak keluar rumah, untuk memberikan kesempatan saudara-saudara kita menikmati suasana Yogyakarta,” kata dia. (sol)