Suplai BBM, Pertamina Beri Perhatian Khusus Kawasan Wisata

177

KORANBERNAS.ID—PT Pertamina (Persero) memberikan perhatian khusus terkait kesiapan SPBU di lokasi strategis dan SPBU yang berlokasi di kawasan wisata. Langkah ini untuk memastikan suplai BBM terjamin sehingga masyarakat tidak sampai kesulitan mendapatkannya.

Unit Manager Communication & CSR Pertamina MOR IV, Andar Titi Lestari mengatakan, wilayah DIY dan Jawa Tengah, menjadi salah satu daerah tujuan mudik saat Idul Fitri. Maka segala langkah perlu dilakukan guna mengantisipasi berbagai kemungkinan terkait konsumsi BBM.

Dikatakan, hasil survey tahun-tahun sebelumnya, daerah-daerah tujuan wisata seperti Gunungkidul, Bantul dan Magelang mengalami lonjakan permintaan BBM. Maka Pertamina ingin semua upaya untuk memperlancar suplai BBM ke setiap SPBU bisa dilakukan lebih cepat dan mencukupi.

“Kami ingin setiap SPBU pasti ada stok BBM. Untuk memastikannya, salah satu yang kami siapkan adalah SPBU Kantong, yakni armada tanki berkapasitas 8.000 dan 16.000 liter yang standby di sekitar SPBU. Manakala persediaan di SPBU terdekat menipis, maka armada tanki atau SPBU Kantong ini dapat langsung bergerak dalam waktu singkat dapat mengisi kembali SPBU tersebut,” kata Andar, Jumat (08/06/2018) malam.

Sejauh ini, strategi dengan menyiapkan SPBU Kantong cukup efektif untuk memastikan ketersediaan BBM di setiap SPBU. Setelah mengisi stok di SPBU, armada SPBU Kantong akan langsung bergerak menuju terminal induk dan melakukan pengisian BBM dan kembali standby di lokasi terdekat dari SPBU.

“Strategi ini sudah kita lakukan sejak beberapa tahun lalu. Terbukti efektif karena dengan menyiagakan tanki di lokasi dekat SPBU, kita dapat menghindari resiko terhambatnya distribusi armada tanki karena kemacetan saat libur Idul Fitri yang kerap sulit diduga,” katanya.

Strategi lainnya untuk memastikan pemudik dan masyarakat yang ingin mnikmati liburan mudah mendapatkan BBM, juga dilakukan Pertamina melalui berbagai cara. Di jalur-jalur mudik, termasuk di ruas tol yang rawan terjadi kemacetan dan sejauh ini keberadaan SPBU nya masih terbatas, Pertamina menyiapkan armada motor yang akan melakukan jemput bola.

“Kalau saran kami, sebelum berangkat mudik dan nantinya arus balik, kendaraan sebaiknya diisi penuh BBM. Tapi kalaupun meleset, kami sudah siapkan berbagai skenario yang semoga dapat memudahkan konsumen  mendapatkan BBM. Termasuk armada motor yang akan membawa BBM kemasan 10 liter dan 30 liter,” tandas Andar.

Sebelumnya, pihak Pertamina menyebutkan telah menambah pasokan BBM sebesar 26 persen gasoline selama Ramadan, Idul Fitri dan masa liburan panjang Idul Fitri 2018. Tambahan meliputi jenis premium, pertalite, pertamax dan pertamax turbo.

Dengan tambahan ini, artinya Pertamina MOR IV siap mendistribusikan gasoline hingga 1.900 KL dari pasokan rata-rata hanya 1.588 KL perhari. (SM)