Susul Daging Ayam, Harga Sayuran Naik

124

KORANBERNAS.ID — Harga sayur-sayuran di sejumlah pasar tradisional di Kabupaten Klaten merangkak naik. Meski kenaikannya belum signifikan namun dikhawatirkan menyusul harga daging ayam dan telur.

Ditemui di Pasar Puluhwatu Desa Demakijo Kecamatan Karangnongko, para pedagang sayur mengatakan komoditas sayur-sayuran yang harganya naik di antaranya sawi, kol, kacang panjang, kentang dan cabai rawit.

“Yang cukup drastis naiknya harga cabai rawit dan kentang,,” kata Dewi, pedagang Pasar Puluhwatu, Kamis (26/07/2018).

Seminggu lalu kata dia, harga cabai rawit Rp 40 ribu hingga Rp 42 ribu per kilogram tapi sekarang sudah Rp 45 ribu per kilogram.

Selain itu kacang panjang yang seminggu lalu Rp 7 ribu per ikat menjadi Rp 9 ribu. “Sawi sebelumnya Rp 3 ribu per ikat menjadi Rp 5 ribu dan kentang sebelumnya Rp 8 ribu per kilogram menjadi Rp 20 ribu.

Baca Juga :  Pemkab Gelar "Jambore Three Ends Forum Anak Sleman"

Sayur-sayuran itu naik karena harga dari petani juga sudah naik. Padahal sayur-sayur itu dibeli dari petani di Cepogo Boyolali.

Kondisi serupa juga terjadi di Pasar Gabus Jatinom. Menurut pedagang sayur-sayuran semua harga sayur dan cabai rawit sudah naik sejak pertengahan minggu lalu.

“Semuanya naik, Pak. Tolong pemerintah bantu turunkan harga. Kemarin harga daging ayam sudah naik gila-gilaan. Sekarang giliran sayur-sayuran. Kalau semua harga barang naik dagangan kami tidak laku,” jelas Pratiwi, pedagang Pasar Gabus Jatinom. (sol)