Tahun Politik Sangat Menarik

125
Haryatmoko didampingi Zainal Abidin Bagir dan Dodi Ambardi menyampaikan paparannya pada Seminar Great Thinker Merefleksi Gagasan Hannah Arendt Gejala Tribal Nasionalisme di Tahun Politik Indonesia, Selasa (15/05/2018), di Aula Sekolah Pascasarjana UGM. (yvesta putu sastrosoendjojo/koranbernas.id)

KORANBERNAS.ID – Dekan Sekolah Pascarjana Universitas Gadjah Mada (UGM) Prof Ir Siti Malkhamah MSc PhD berpendapat, tahun politik merupakan momentum sangat menarik dalam rangka membawa Indonesia untuk maju dan tetap dalam bingkai kebhinnekaan.

Pendapat itu disampaikannya tatkala membuka Seminar Great Thinker Merefleksi Gagasan Hannah Arendt Gejala Tribal Nasionalisme di Tahun Politik Indonesia, Selasa (15/05/2018), di  Sekolah Pascasarjana UGM.

“Untuk level Pascasarjana seminar ini sangat penting, bisa melatih berpikir kita, untuk melengkapi tesis serta menambah pengetahuan,” tuturnya.

Pada seminar kali ini tampil dua pembicara yaitu Dr J Haryatmoko SJ selaku dosen Filsafat UI Jakarta dan USD Yogyakarta serta Dr Kuskrida Ambardi MA, dosen Ilmu Komunikasi Fisipol UGM dan Pengamat Politik Lembaga Survei Indonesia.

Baca Juga :  Semangat HUT RI Bergema di Bumi Mekkah

Adapun moderator Dr Zainal Abidin Bagir yang juga dosen Prodi Agama dan Lintas Budaya Sekolah Pascasarjana UGM.

Di hadapan para peserta seminar, Haryatmoko mengupas tentang Nasionalisme Tribal Menurut Hannah Arendt: Menyingkap Mekanisme Populisme Agama.

Sedangkan Dodi Ambardi menyampaikan esai membahas tentang Nasionalisme Tribal dan Keagamaan Tribal di Era Digital. (sol)