Tak Ada Alasan Kuat Menutup Kaliurang

125
Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman, Dra Hj Sudarningsih MSi mengumpulkan pelaku wisata yang berada dan beroperasi di kawasan Kaliurang, Jumat (11/05/2018) siang. (istimewa)

KORANBERNAS.ID – Bencana alam erupsi freatik Gunung Merapi yang terjadi Jumat (11/05/2018) pukul 07:43, tidak berdampak serius terhadap kawasan wisata Kaliurang Sleman.

Memang, letusan yang didominasi uap air ini berlangsung satu kali dan tidak diikuti erupsi susulan. Informasi yang diperoleh dari laman BPPTKG, pada pukul 09:44, mengacu pada rekaman seismik kondisi Merapi relatif landai. Status Gunungapi Merapi tetap “Normal”.

Meskipun demikian, sebagian wilayah Kabupaten Sleman termasuk Bandara Adisutjipto sempat mengalami hujan abu.

Guna memberikan rasa aman bagi warga masyarakat, pada pukul 13:00 Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman mengumpulkan pelaku wisata yang beroperasi di kawasan tersebut.

Pertemuan yang digelar di Omah Jawi Kaliurang itu dipimpin Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman, Dra Hj Sudarningsih MSi didampingi beberapa pejabat struktural. Lebih dari 30 pelaku wisata di kawasan Kaliurang hadir.

Baca Juga :  Media Harus Merajut Kebhinnekaan, Ini Pesan Bupati Bantul

Pada pertemuan kali ini, disampaikan update terakhir situasi Gunung Merapi mengacu hasil pengamatan di Pos Pengamatan Gunung Merapi.

Dari hasil pengamatan, menurut Sudarningsih, meskipun terjadi letusan freatik di pagi hari, status Gunung Merapi tetap normal.

Status normal ini berarti kawasan Kaliurang aman dikunjungi, sehingga tidak ada alasan kuat bagi Dinas Pariwisata menutup destinasi wisata tersebut.

Namun demikian, akibat hujan abu yang sempat mengguyur kawasan Kaliurang sampai pukul 10:00, disarankan bus besar untuk sementara waktu tidak masuk kawasan tersebut.

Demikian pula jeep volcano tour disarankan tidak beroperasi, demi kenyamanan dan keamanan wisatawan yang berkunjung di Kaliurang.

“Operasional volcano tour selanjutnya menunggu informasi lanjutan terkait situasi kegunungapian Gunung Merapi,” kata Sudarningsih.

Baca Juga :  535 Calon Maba Ikut Seleksi Polbangtan Yogyakarta Magelang

Secara umum kondisi kawasan Kaliurang telah kondusif. Tidak ada yang perlu dikhawatirkan, apalagi sudah ada pernyataan dari BPPTKG, lembaga yang bertanggung jawab terkait peringatan dini kebencanaan di Gunung Merapi.

“Kami persilakan wisatawan untuk tetap berkunjung menikmati keindahan Gunung Merapi di Kaliurang sekaligus menikmati aneka kuliner yang menggoda selera wisatawan,” ujarnya.

Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman, lanjut Sudarningsih, akan terus bekerja sama dengan seluruh stakeholder terkait  dan komunitas jeep Merapi untuk memastikan keamanan, kenyamanan dan keselamatan wisatawan yang berkunjung. (sol)