Tak Berijin, Pembangunan Tower Dilaporkan

253

KORANBERNAS.ID – Meski telah disegel oleh petugas Satpol PP Pemkab Klaten beberapa waktu lalu karena tidak memiliki ijin namun pembangunan tower selular di Desa Jetis Kecamatan Delanggu Klaten tetap dilanjutkan. Melihat aktivitas itu, Kepala Desa Jetis Rudy Purwanto dan tokoh masyarakat tidak tinggal diam dan melaporkannya ke Satpol PP.

“Kami laporkan kembali ke Satpol PP dan petugas Satpol PP juga sudah ke lapangan dan memasang kembali garis segel,” kata Kepala Desa Jetis Rudy Purwanto, Rabu (20/06/2018).

Sebenarnya aksi pembangunan tower bermasalah itu telah diadukan ke Polsek Delanggu dan Polres Klaten namun setelah berdiskusi dengan penyidik tidak ditemukan adanya perbuatan melawan hukum. Yang ada hanya pelanggaran peraturan daerah (perda) sehingga laporan diteruskan ke Satpol PP.

Seperti pernah diberitakan, pembangunan tower selular di Desa Jetis Delanggu oleh pihak PT Persada telah menimbulkan pro kontra di masyarakat. Warga yang kontra kemudian melaporkannya ke Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Dinas Kominfo dan Satpol PP.

Bahkan staf Dinas Kominfo Klaten Totok Gantoro menegaskan jika tower selular di Desa Jetis dihentikan karena masih ada permasalahan di lapangan.

Di Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan juga diperoleh informasi jika ijin lingkungan pembangunan tower selular belum diterbitkan karena masih ada masalah.

Menindaklanjuti laporan itu, Satpol PP Pemkab Klaten pun mengambil tindakan tegas dengan menyegel tower selular yang baru selesai dibangun pondasinya.

Namun kenyataan dilapangan, meski telah disegel ternyata pihak pemrakarsa nekad melanjutkan pekerjaan dan mengirim material dan tenaga. Kini tiang selular sudah mulai berdiri dan tidak ada tindakan tegas dari petugas. (yve)