Tak Gampang Kembangkan Agrowisata Buah

634
Buah buahan yang dperdagangkan di  agrowisata buah Desa Waluyorejo  Kecamatan Puring Kebumen Minggu (28/01/2018).(nanang wh/koranbernas.id)

KORANBERNAS.ID — Mengembangkan agrowisata buah itu tidak gampang apalagi setiap hari harus tersedia buah. Ini yang terjadi di agrowisata buah Desa Waluyorejo Kecamatan Puring  Kabupaten Kebumen.

Karena buah belimbing, jambu kristal dan pepaya tidak berbuah sepanjang musim, maka pedagang harus mendatangkan buah sejenis dari daerah lain, di saat kebun tidak ada buah-buahan.

Agrowisata yang berkembang dua tahun terakhir ini menjadi tempat wisata yang cukup diminati masyarakat di Kecamatan Puring maupun dari luar.

Lokasinya di jalan lintas selatan (JLS) Jateng menjadikan agrowisata  ini strategis. Pengguna JLS yang  melewati daerah itu sesekali berhenti untuk membeli buah belimbing, jambu kristal atau  pepaya.

“Ini saya kulakan dari luar,“ kata Yuni (34), seorang pedagang buah  agrowisata itu, Minggu (28/01/2018). Dia bersama belasan pedagang memperoleh kiriman buah dari  petani di luar  agrowisata, tapi masih di Kecamatan Puring.

Baca Juga :  Wanprestasi Kontrak Kerja, Empat Pemborong Didenda
Kebun belimbing agrowisata buah Desa Waluyorejo Kecamatan Puring Kebumen. Minggu (28/01/2018), sebagian besar  pohon masih berbunga (nanang wh/koranbernas.id)

Pada musim  panen, wisatawan bisa  memetik buah sendiri di kebun milik petani. Karena belum panen maka pengunjung hanya bisa  membeli buah yang dijual di sepanjang jalan agrowisata tersebut.

Yuni mengungkapkan, harga buah di komplek agrowisata ini sama.  Ada komunikasi harga penawaran beberapa  jenis buah. Harga penawarannya sama.

Persoalan harga jadi, tergantung tawar menawar antara pedagang dan wisatawan atau pembeli. Jika  telaten menawat harga jadinya bisa selisih sampai  Rp 2.000 per kg dari harga penawaran pedagang.

Harga buah paling mahal di tempat ini belimbing madu. Pedagang   rata-rata menawarkan harga Rp 15.000 per kg. Disusul belimbing merah.  Harga penawaran rata-rata sama dengan harga jambu kristal Rp 13.000 per kg.

Baca Juga :  Uji Kompetensi Keahlian Ini Jadi Bekal Kerja Siswa

Harga pepaya umumnya per buah. “Belimbing merah tampilannya  menarik, tapi harganya lebih  murah. Rasanya manis  belimbing madu,“ kata Yuni.

Semoga agrowisata ini terus tumbuh, bersamaan  dengan  agrowisata sejenis yang ada di Kecamatan Grabag Kabupaten Purworejo, yang juga berada di JLS Jateng.

Sehingga, pengguna JLS punya  pilihan  menikmati buah lokal dari dua kabupaten  di Jateng. (sol)