Tak Lolos Uji Emisi , Kendaraan Bermotor Bisa Diservis Tanpa Biaya

178
Uji petik gas buang kendaraan bermotor dilakukan pada kendaraan Dinas Bupati Sleman, Rabu (25/04/2018).(istimewa)

KORANBERNAS.ID–Uji Petik Emisi Gas Buang kendaraan bermotor telah dilangsungkan di Parkir Utara Lapangan Denggung Sleman, Rabu (25/04/2018). Uji emisi kendaraan bemotor tersebut diselenggarakan oleh Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sleman dalam rangka Hari Jadi Kabupaten Sleman ke-102.

Pelaksanaan Uji Petik Gas Buang kendaraan bermotor dibuka secara langsung oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sleman, Purwanto yang ditandai dengan memasukkan alat uji ke dalam knalpot kendaraan Dinas Bupati Sleman.

Ikut mendampingi pada kesempatan tersebut Kepala Bidang Lingkuangan Hidup Purwoko Sasmoyo.

Purwanto menyampaikan, Uji Petik Emisi Gas Buang kendaraan bermotor tersebut dilakukan dalam rangka peringatan Hari Jadi Kabupaten Sleman ke-102 tahun 2018.

Disampaikan, bahwa target uji emisi kendaraan bermotor untuk kendaraan dinas sebanyak 85 kendaraan dan kendaraan umum pribadi dan niaga sebanyak 650 kendaraan.

Baca Juga :  OPPO dan J&T Express Salurkan Rp 6 M ke ACT

Sedangkan tujuan uji emisi tersebut agar udara di Sleman lebih bersih, karena sumber pencemaran lingkungan berasal dari gas buang kendaraan bermotor.

“Pencemaran yang ditimbulkan asap kendaraan bermotor yang berupa timbal tersebut dapat mengganggu kesehatan manusia. Oleh karena itu dilakukan uji emisi kendaraan bermotor, agar pengelola dan pemilik kendaraan bermotor secara rurin melakukan perawatan,”kata Purwanto.

Ditambahkan, dampak dari emisi gas buang kendaraan bermotor tersebut mengakibatkan antara lain tekanan darah tinggi, menurunkan  tingkat kecerdasan, HC dan Nox mengakibatkan iritasi mata, HC dan CO mengakibatkan pusing, gangguan jantung akibat CO dan Nox, mengakibatkan tenggorokan gatal/batuk-batuk, dan lainnya.

“Masyarakat tidak perlu takut, sekalipun uji ini melibatkan juga rekan-rekan dari kepolisian. Sebab kita tidak melakukan rasia kelengkapan kendaraan bermotor. Masyarakat tidak perlu menghindar apalagi balik arah,” katanya.

Baca Juga :  Jadikan Pilbup Ladang Ibadah

Kegiatan ini, kata Purwanto, juga sebagai pembelajaran kepada masyarakat agar secara rutin melakukan perawatan kendaraan yang di miliki. Sedangkan bagi kendaraaan yang tidak lolos uji emisi disediakan bengkel untuk melakukan service ringan tanpa dikenakan biaya.

Untuk hari pertama, bagi kendaraan dinas telah mencapai 133 kendaraan dari target 85 kendaraan. Sementara untuk kendaraan umum dan pribadi hari pertama sudah mencapai 140 kendaraan.

Sedang untuk Kamis (26/04/2018) diperuntukkan kendaraan pribadi dan umum. (SM)