Tak Semua Orang Peroleh Kesempatan Berhaji

Daftar Antrean Haji DIY Capai 20 Tahun

128
Wakil Gubernur DIY Paku Alam X menyalami jamaah haji saat acara pamitan di Bangsal Kepatihan. (istimewa)

KORANBERNAS.ID — Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X meminta jamaah haji DIY memanfaatkan ibadah dengan sebaik-baiknya. Ini karena tidak semua orang mendapatkan kesempatan berhaji.

“Tidak semua orang mendapatkan kesempatan berhaji, maka kami minta seluruh jamaah memanfaatkan untuk beribadah sebaik-baiknya,” pesan Sultan HB X dalam sambutan tertulis dibacakan Wakil Gubernur Sri Paku Alam X saat pamitan haji DIY, Kamis (05/07/2018) di Bangsal Kepatihan.

Sultan juga meminta para petugas haji melayani jamaah semaksimal mungkin. “Sampaikan informasi dengan sebenar-benarnya untuk memberikan ketenangan kepada jemaah dan keluarga di Tanah Air,” tuturnya.

Tahun ini, jumlah jemaah haji DIY sebanyak 3.131 orang, 25 orang di antaranya merupakan petugas daerah.

“Jika dilihat dari tahun pendaftaran, rata-rata yang berangkat tahun ini telah mendaftar sejak 2011, jumlahnya lebih dari 50 persen,” ujar Muhammad Lutfi Hamid, Kakanwil Kemenag DIY.

Sedangkan daftar antrean haji di DIY mencapai 20 tahun. “Artinya jika calon jamaah mendaftar hari ini, kemungkinan berangkat pada 2038,” kata dia.

Jamaah haji DIY terbagi dalam 9 kelompok terbang (kloter) yakni Kloter 21-29 SOC. Jamaah haji tertua berusia 87 tahun, masing-masing atas nama Juminem Amat Rejo warga Gedongan Lor Wedomartani Ngemplak Sleman serta Sapari Kromo Dreyo dengan alamat Sindo Selomartani Kalasan Sleman.

Jamaah termuda berumur 20 tahun yakni Nabila Azizah Herdiansari beralamat di Pilahan Permai Rejowinangun Yogyakarta dan Adib Arsyakh Sunandar dengan alamat Kadirojo Purwomartani Kalasan Sleman.

Muhammad Lutfi Hamid mengatakan musim haji 2017 merupakan salah satu tahun layanan terbaik. Hal ini terbukti Indonesia beberapa kali dinobatkan sebagai Penyelenggara Haji terbaik se-Dunia, oleh Hajj People yang tergabung dalam World Hajj and Umraa Convention, sebuah Lembaga Nirlaba yang berpusat di London Inggris.

Selain itu selama ini jamaah haji asal Indonesia juga dikenal sebagai jamaah haji yang tertib dan taat aturan. “Kami berpesan agar predikat ini tetap mampu terus dipertahankan, sehingga mengangkat citra Indonesia di tingkat internasional,” kata dia.

Jamaah masuk asrama haji Donohudan mulai Minggu 22 Juli 2018 hingga Rabu 25 Juli 2018. Perkiraan tiba kembali di Solo mulai Senin 3 September 2018 hingga Kamis 6 September 2018.

Adapun maktab atau pemondokan selama di Makkah tersebar di Raudhah, Jarwal, Syisyah, Misfalah, Aziziah, dan Mahbas Jin. (sol)