Tak Sepaham, Ketua BPD Tolak Teken APBDes

593

KORAN BERNAS.ID — Tiga anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Sabrang Kecamatan Delanggu Klaten hingga kini belum bersedia menandatangani APBDes Sabrang. Diduga belum ditandatanganinya A0BDes tersebut dikarenakan antara BPD dengan Kepala Desa tidak sepaham.

Tiga anggota BPD Sabrang yang belum teken tersebut salah seorang di antaranya Ketua BPD, L Sudarmaji.

“Ada tiga yang belum mau tanda tangan APBDes. Satu di antaranya Ketua BPD sendiri Pak Heng (panggilan akrab L Sudarmaji,” kata Rohmad Wiyono, Kepala Desa Sabrang, Kamis (05/04/2018)

Akibat belum ditandatanganinya APBDes 2018 itu, Pemdes Sabrang tidak bisa menyerahkan APBDesnya ke Pemkab Klaten.

Padahal minggu ini adalah batas akhir penyerahan APBDes ke Kecamatan Delanggu untuk selanjutnya diserahkan ke Pemkab Klaten.

Saat ditanya alasan Ketua BPD Sabrang tidak mau menandatangani APBDes 2018, Rohmad Wiyono mengaku tidak tahu secara pasti. Namun diduga karena pembangunan saluran di wilayah RW 3.

Rohmad merasa prihatin atas sikap Ketua BPD dan 2 anggotanya itu. Padahal pihak kecamatan telah memfasilitasi mempertemukan Kepala Desa dan BPD.

Akibat belum ditandatanganinya APBDes tersebut oleh Ketua BPD Sabrang maka proses pengajuan dana desa dan ADD tahun 2018 untuk Desa Sabrang terancam tidak bisa.

Di tempat terpisah, Ketua BPD Sabrang L Sudarmaji saat dikonfirmasi menyatakan benar dirinya belum tanda tangan APBDes 2018. Alasannya, belum ada kesepahaman dengan kepala desa.

“Tahun 2017 ada sisa dana Rp 51 juta dan itu sudah kami minta dimasukkan APBDes 2018. Pihak kecamatan yang hadir pada waktu pertemuan juga setuju. Tetapi mengapa di APBDes 2018 sisa dana itu tidak muncul,” tegas Sudarmaji.

Selain itu, LPJ Kepala Desa tahun 2016 tidak pernah dia tandatangani. BPD juga tidak punya LPJ kepala desa. Selaku BPD yang notabene mitra pemerintah desa, dirinya mempertanyakan kebijakan yang diambil kepala desa yang tidak pernah mengirimi tembusan apapun terkait kegiatan-kegiatan di Desa Sabrang. (sol)