Target Meleset, Publik Tetap Antusias Tonton JAS

174
Mayor (Pnb) TNI Iwan Setiawan di depan pesawat microlight yang hendak mengangkasa, Minggu (18/02/2018), di landasan pacu Depok Airstrip. (rosihan anwar/koranbernas.id)

KORANBERNAS.ID — Penutupan event dirgantara Jogja Air Show atau JAS 2018, Minggu (18/02/2018) siang, dipadati puluhan ribu pengunjung yang menonton langsung berbagai atraksi dirgantara di Pantai Depok.

Mayor (Pnb) TNI Iwan Setiawan selaku panitia JAS 2018 kepada koranbernas.id mengakui target 50.000 lebih pengunjung dalam dua hari pelaksanaan JAS sulit terwujud. Mengingat, tahun ini event JAS lebih pendek waktu penyelenggaraannya dibanding edisi sebelumnya.

“Memang hari pertama (17/2) kita tidak menargetkan itu (target pengunjung) karena itu hanya gladi untuk main show 18 Februari. Jadi, otomatis untuk target 53.000 (pengunjung) dalam satu hari memang cukup berat,” katanya di Depok Airstrip Bantul.

Meski demikian, dari sisi penyelenggaraan jauh lebih sukses dan juga tertata. Iwan pun mengakui termasuk dari sisi keamanan bagi pengunjung dan atlet yang beratraksi.

Baca Juga :  Tangkap Kepiting Kecil, Nelayan Jadi Tersangka

“Atraksi yang kita tampilkan memang tidak sebanyak tahun lalu, tapi tahun ini tetap meriah. Kami hanya bisa mempertunjukkan demikian, persoalan datang atau tidak, kami tidak bisa memaksa masyarakat,” ujar pria yang juga penerbang dalam tim Jupiter Aerobatics Team (JAT) itu.

Prabowo, warga Srandakan Bantul yang menonton event JAS di Pantai Depok menyebutkan, meski tak seramai tahun lalu, Jogja Air Show tahun ini dianggap lebih menarik. Hal itu karena semua atraksi dipusatkan di Depok Air Strip sehingga pengunjung dapat menyaksikan di satu titik saja yaitu Pantai Depok.

“Kalau saya lebih menarik tahun ini. Apalagi penonton saat ini tertata, dan atraksi bisa kita lihat dari dekat tetapi tetap aman,” ungkap dia.

Baca Juga :  Gado-gado Ini Jadi Legenda Pasar Beringharjo

Pria yang membawa anak istrinya itu untuk menonton atraksi kedirgantaraan menganggap penyelenggaraan JAS 2018 juga lebih baik. Masyarakat pun tetap berduyun-duyung menyaksikan Jogja Air Show sehingga menyebabkan akses jalan menuju Pantai Depok macet.

“Lebih bagus sekarang. Kalau agak sepi saya kira nggak Mas. Mungkin karena ini libur panjang, masyarakat terpecah, dan bisa milih liburan ke mana,” papar dia.

Beragam atraksi menarik disuguhkan pada acara Jogja Air Show tahun ini salah satunya keberhasilan pemecahan rekor MURI yaitu 51 unit paramator yang terbang secara bersamaan menuju Depok Airstrip. (sol)