Target PAD Tak Pernah Terpenuhi

88
Kolam budi daya ikan nila milik warga di Desa Nganjat Kecamatan Polanharjo. (masal gurusinga/koranbernas.id)

KORANBERNAS.ID ––  Dinas Pertanian, Perikanan dan Ketahanan Pangan (Distan) Kabupaten Klaten mengajukan permohonan pembebasan PAD (Pendapatan Asli Daerah) Unit Budi daya Ikan (UBI) Desa Ngrundu kepada bupati.

Permohonan itu diajukan karena UBI yang dulu lebih dikenal dengan Balai Benih Ikan (BBI) tidak pernah memenuhi target pendapatan dari tahun ke tahun.

“Kami sudah mengajukan permohonan kepada Ibu Bupati beberapa waktu lalu tetapi belum ada tanggapan,” kata Wisnu Wijaya Putra, Kepala Bidang Perikanan Distan, Minggu (10/06/2018).

Dia menyebutkan pada 2017 target pendapatan yang harus disetor UBI ke kas daerah Rp 70 juta namun terealisasi hanya separuh yakni Rp 35 juta. Tahun ini ditarget Rp 74 juta namun kecil kemungkinan bisa tercapai.

Baca Juga :  KONI Sleman Gelar Musorkablub 2017

Salah satu faktor tidak tercapainya target itu yakni kondisi indukan ikan nila yang harus diremajakan. Jika indukan yang ada sekarang ini tetap dipertahankan maka setoran ke kas daerah tidak terpenuhi.

“Indukan ikan yang ada sekarang sudah tua. Karena itu dalam anggaram perubahan tahun ini telah diajukan anggaran pengadaan bibit baru,” jelas Wisnu.

Dia mengakui, permintaan benih ikan nila oleh masyarakat tinggi sekali. Jika bupati menyetujui pembebasan PAD UBI maka benih ikan yang ada bisa disalurkan kepada warga yang mengajukan lewat proposal.

Unit Budi daya Ikan milik Dinas Pertanian Klaten terdapat di dua lokasi yakni Desa Ngrundul Kecamatan Kebonarum dan Desa Somokaton Kecamatan Karangnongko.

Baca Juga :  Demo Gagalkan Pembangunan Pabrik Tekstil di Bulurejo

Di antara dua UBI itu yang kondisinya paling bagus di Desa Ngrundul. Sebab potensi air di Desa Ngrundul sangat bagus dan pembangunannya pun masih baru, pada 2010. (sol)