Teladani Pahlawan Untuk Hadapi Tantangan Global

173
Pemkab Sleman melaksanakan upacara Hari Pahlawan di Lapangan Pemda Sleman, Jumat (10/11/2017). (istimewa)

KORANBERNAS.ID — Bertepatan dengan peringatan Hari Pahlawan tanggal 10 November, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman melaksanakan upacara Hari Pahlawan di Lapangan Pemda Sleman, Jumat (10/11/2017). Upacara tersebut diikuti oleh karyawan di lingkungan Pemda Kabupaten Sleman, TNI, Polri dan Pelajar.

Menteri Sosial RI, Khofifah Indar Parawansa dalam sambutan tertulis yang dibacakan Kapolres Sleman, AKBP Burkan Rudy Satria SIK sebagai Inspektur Upacara mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk senantiasa menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.

Menurut Khofifah, para pendahulu bangsa telah memberi teladan kepada kita semua bahwa setelah kemerdekaan diraih, maka kita harus bersatu dahulu sebelum bernegara.

“Oleh karena itu, maka pada peringantan Hari Pahlawan ini kita ambil tema Perkokoh Persatuan Membangun Negeri,” tulis Khofifah.

Baca Juga :  Hari Libur Pelayanan e-KTP Tetap Berjalan

Lebih lanjut, Menteri Sosial RI mengatakan bahwa masyarakat Indonesia harus mempersiapkan diri untuk menghadapi tantangan global. Ia mengutip istilah dari seorang jurnalis kelahiran Inggris, Gideon Rachman, tentang fajar baru pergeseran global yang disebut dengan Easternisasi. Pada era seperti sekarang ini, lanjutnya, negara-negara di Asia mulai menjadi kutub baru kemajuan peradaban dunia.

“Maka dari itu, persatua Indonesia bukan hanya sebuah imperative yang harus kita rawat sebagai sebuah bangsa. Namun lebih dari itu, persatuan Indonesia adalah sebuah prasyarat bagi kita menjadi bagian dari negara yang tumbuh, the Rising Force, bersama bangsa-bangsa yang lain,” imbuhnya.

Setelah upacara di Lapangan Pemda Kabupaten Sleman, kemudian dilanjutkan dengan upacara di Taman Makam Pahlawan (TMP) Dr. Wahidin Sudiro Husodo pada pukul 08.30 WIB. Bertindak sebagai Inspektur upacara Komandan Distrik Militer (Dandim) 0732 Sleman, Letkol Inf. Djoko Sudjarwo. Acara diakhiri dengan tabur bunga di area pemakaman. (yve)

Baca Juga :  Jogja Darurat "Ledek Munyuk"