Temanggung Punya Komunitas Relawan Laskar Bersenyum

327
Anggota Komunitas Relawan Laskar Bersenyum Temanggung pose bersama usai melakukan bersih-bersih sampah di Taman Kali Progo Temanggung, beberapa waktu lalu.

KORANBERNAS.ID — Melihat banyaknya foto-foto objek wisata menarik di desa-desa di Kabupaten Temanggung yang diposting beberapa orang di instagram, Mohamad Taftazani tergugah membuat gagasan mengajak orang-orang tersebut dan warga lainnya untuk berupaya mengangkat potensi wisata di desa-desa kabupatennya. Karenanya dia mencoba menggagas Komunitas Relawan Laskar Bersenyum.

“Melihat foto obyek wisata yang diposting di instagram itu sangat menarik, dan kebanyakan belum dikenal luas. Pengikut dari akun instagram yang menampilkan foto-foto itupun sangat banyak, mencapai puluhan ribu, mungkin itu karena ada foto-foto menariknya tersebut,” kata Taftazani, Senin (27/11/2017).

Entrepreneur muda yang juga pemilik usaha pembuatan kaus ‘’Mbejujag” itu, lalu berusaha mencari identitas pemilik akun-akun di instagram tersebut. Dengan satu keinginan, mengajak orang-orang yang diperkirakan peminat wisata itu berbuat lebih, guna memajukan wisata Temanggung, tidak sekadar memposting foto di instagram.

Tidak butuh waktu lama, melalui komunikasi di media sosial itu, akhirnya pemiliki akun-akun instagram yang hampir seluruhnya anak muda tersebut, bisa diketahui identitasnya dan diajak berkomunikasi. Dari hasil komunikasi itulah, lalu mereka melahirkan komunitas tersebut.

Baca Juga :  PKK Wujudkan Program Kabupaten Cerdas

“Anggota Laskar Bersenyum itu, akhirnya tidak hanya yang kami kenal di instagram, namun berbagai elemen masyarakat yang peduli pun ikut bergabung. Termasuk, para seniman dan sastrawan yang ada di KSS3G (Keluarga Studi Sastra Tiga Gunung),” jelasnya.

Komunitas Relawan Laskar Bersenyum tersebut secara resmi diluncurkan pada 17 Agustus lalu, bersamaan dengan momentum peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-72. Peluncuran dilaksanakan di Taman Kali Progo Temanggung, sekaligus ditandai dengan membersihkan sampah-sampah di taman tersebut.

“Kami ingin mewujudkan keinginan mengangkat dan mengembangkan potensi wisata di Kabupaten Temanggung, dengan mengawalinya lewat hal ringan namun penting, yakni membersihkan sampah di Taman Kali Progo,” paparnya.

Laskar Bersenyum tersebut memang memiliki tujuan untuk memberikan sumbangan pemikiran, pendampingan, dan upaya mengangkat dan memajukan potensi pariwisata, terutama yang terdapat di desa-desa wilayah Kabupaten Temanggung.

Antara lain, dengan lebih dahulu membangkitkan kepedulian para relawan terhadap realitas dunia wisata dan potensi desa. Lalu, mengajak kaum profesional bersama-sama turun tangan memajukan potensi wisata dan desa, dengan memberikan pengalaman, ilmu dan tenaganya, sebagai kontribusi nyata kepada daerah.

Baca Juga :  Dua Sekolah Belum Penuhi Kuota

“Selain itu, kami juga memiliki harapan, dapat mengerakkan semangat kesukarelawanan untuk mengatasi masalah di sekitar kita, tanpa harus menunggu orang lain berbuat lebih dahulu, juga tanpa menyalahkan pihak manapun,” jelasnya.

Komunitas orang suka jalan-jalan yang baru lahir itu, dalam jangka pendek masih memprogramkan konsolidasi internal dan melakukan bersih-bersih tempat wisata. Seperti yang dijadwalkan bulan Desember mendatang, mereka merencanakan akan membersihkan objek wisata Curug Titang, Desa Nampirejo, Temanggung.

Selain itu mereka juga akan melakukan pemetaan atau potensi-potensi wisata di sejumlah desa di Temanggung, baik itu wisata alam, wisata seni budaya, wisata kuliner, wisata kerajinan, maupun wisata religi.

“Potensi wisata itu selama ini belum tergarap, misalnya di Desa Ngropoh, Kranggan, terdapat batu yoni besar di rumah warga yang terabaikan, bahkan dimanfaatkan untuk ngasah sabit atau parang. Lalu, di Kaloran ada industri gerabah yang berpotensi dikembangkan menjadi wisata kerajinan,” tuturnya. (yve)