Tembakau Kemloko Terbaik di Dunia

313
Bupati Temanggung meluncurkan benih tembakau varietas Kemloko 4, 5 dan 6 Agribun, Senin (11/09/2017). (endri yarsana/koranbernas.id)

KORANBERNAS.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Temanggung berhasil  melakukan pembenihan tembakau varietas Kemloko 4, 5 dan 6 Agribun sebagai  varietas tembakau asli kabupaten ini. Peluncuran  benih tembakau dilakukan Senin (11/09/2017), oleh Bupati Temanggung Mulyadi Bambang Sukarno.

Selanjutnya, benih itu dibudidaya oleh masyarakat di area pengembangan Kelompok Tani Karya Peni Lingkungan Bakungan Kelurahan Tlogorejo Temanggung.

Mulyadi Bambang Sukarno mengatakan varietas Kemloko 4, 5 dan 6 Agribun merupakan produk terbaru Balai Penelitian Tanaman Pemanis dan Serat (Balitas) Malang, melalui penelitian bekerja sama dengan Pemkab Temanggung.

Peluncuran benih tersebut dilakukan setelah dinyatakan lolos uji, dan petani sudah bisa memperolehnya di Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan.

Dia mengatakan peluncuran Kemloko 4, 5 dan 6 Agribun bertepatan musim panen tembakau 2017. Sebelumnya tembakau ini ditanam untuk diambil bijinya guna dibudidaya masyarakat. “Daun tembakau ini sangat bagus, lebarnya sampai 50 sentimeter dan jumlah daunnya dapat mencapai 22 lembar,” ungkapnya.

Baca Juga :  Cuaca Masih “Ganggu” Produktivitas Durian Temanggung

Menurut Bambang Sukarno, musim tahun ini sangat mendukung budidaya tembakau. Kualitas tembakau varietas Kemloko 4, 5 dan 6 Agribun  di lahan terbukti bagus. Varietas ini lebih baik dibanding pendahulunya, yakni Kemloko 1, 2 dan 3 yang diperkenalkan dan ditanam petani dalam 15 tahun terakhir.

Dia berharap  dengan  menanam  tembakau  varietas kemloko 4,5 dan 6  tembakau asli Temanggung dapat dipertahankan  sebagai tembakau terbaik di dunia. Tembakau Kemloko selama ini terbukti kulaitasnya bagus sehingga harga jualnya tinggi hingga ratusan ribu rupiah per kilogram. Dengan   demikian para petani berpeluang meningkatkan pendapatan dan kesejahteraannya.

Kepala Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan Kabupaten Temanggung Masrik Amin mengatakan luas tanaman tembakau di Kabupaten Temanggung antara 15 – 19 ribu hektar. Tembakau ditanam di lahan sawah dan tegalan di lereng Gunung Perahu, Sumbing dan Sindoro.

Baca Juga :  Temanggung Berhasil Penuhi Target Produksi Beras

Penelitian varietas 4, 5 dan 6 Agribun dimulai sekitar 3 tahun lalu untuk perbaikan kualitas varietas sebelumnya. Pada April lalu dinyatakan lolos uji dan dimulai pembenihan untuk dibagikan kepada masyarakat yang berminat.

Hasil benih awal sebanyak 60 gram ditanam di Nampirejo dan Bakungan. Sekitar 8 kilogram benih dapat ditanam di lebih dari separuh area pertanian tembakau di Temanggung.

Keunggulan varietas kemloko 4,5 dan 6  daunnya ini lebih lebar, batang kuat dan tahan tiga penyakit yakni nematoda, bakteri dan jamur yang bikin daun layu. Potensi hasil panen antara 0,9 – 1 ton per hektar, lebih besar dibanding generasi sebelumnya 0,7 ton per hektar. (edy)