Tembok Pagar Runtuh Mendadak, Balita Tewas

213

KORANBERNAS.ID— Ini peringatan bagi orang tua agar tidak membiarkan anak balitanya bermain sendirian. Dan nasib tragis menimpa seorang balita bernama Mardika Setiawan Bin Win Setiawan umur 3,5 tahun, warga RT 02/RW 01 Desa Babakan, Kecamatan Kalimanah, Purbalingga. Ia tewas karena tertimpa reruntuhan tembok pagar depan milik Sumardi (56) yang bersebelahan dengan rumah orang tua korban. Sebelum kejadian,korban bermain sendirian.

Peristiwa itu terjadi Minggu (18/3/2018) sekitar pukul 11.00 WIB, saat korban sedang bermain-main di bawah tembok pagar depan rumah milik Sumardi. Sedangkan ibu korban, Feri Marheni saat kejadian sedang berbelanja di warung tetangganya.

Tembok yang mendadak runtuh mengenai korban setinggi 120 cm dan lebar 20 cm terbuat dari tumpukan batu merah yang dilapisi dengan adukan pasir dan semen.
Saksi mata yang mengetahui pertama kali kejadian tragis itu, Kristin (29 ) mengatakan, dirinya mendengar suara yang dikira suara sepeda motor roboh. Ternyata setelah dilihat bangunan tembok yang runtuh.

Baca Juga :  Puting Beliung Rusak Beberapa Wilayah Jogja

“Saya segera mendekat, dan kaget karena di bawah reruntuhan tembok ada tubuh balita yang tertindih tembok. Dibantu Apit Yuliono, saya segera menolong korban dan membawanya ke Rumah Sakit Nirmala Purbalingga,” ujar Kristin.

Mengingat luka luka korban di bagian kepala serta mengeluarkan darah dari mulut, hidung serta telinga. Sehingga korban meninggal dunia saat perjalanan ke rumah sakit.

Ibu korban merasa shock atas kejadian itu. Ia menduga, putranya ke luar rumah sendiri untuk bermain-main, saat dirinya sedang berbelanja ke warung tetangga. Kapolsek Kalimanah, Purbalingga AKP Sulasman mengatakan, pihaknya masih menyelidiki penyebab runtuhnya tembok pagar tersebut secara mendadak. (yve)