Terkait PHL, Dewan Panggil Pihak Terkait

217
Koordinator PHL yang di PHK, Raras Rahmawatiningsih menyerahkan berkas terkait PHL kepada Ketua komisi A DPRD Bantul, Endro Sulastomo di ruang komisi A, Senin (15/1/2018). (sari wijaya/koranbernas.id)

KORANBERNAS.ID — Terkait dengan polemik PHK terhadap 329 Pekerja Harian Lepas (PHL) di jajaran Pemkab Bantul, Komisi A DPRD Bantul akan memanggil pihak-pihak terkait, Selasa (16/01/2018) hari ini. Hal itu guna mengetahui secara persis, apa alasan keputusan mem PHK 329 PHL paska digelarnya psikotes oleh Polda DIY pada pertengahan Desember silam kepada 1179 PHL di semua OPD se Kabupaten Bantul.

“Kami akan memanggil pihak-pihak terkait untuk memberikan klarifikasi,kenapa ini bisa terjadi,”kata Endro Sulastomo ketua Komisi A DPRD Bantul saat menerima audiensi perwakilan PHL yang di PHK di ruang komisi A DPRD Bantul, Selasa (15/01/2018) siang.

Karena sebelumnya komisi A mendapat informasi dari Pemkab Bantul memang akan diadakan tes terhadap para PHL, dalam rangka penataan bukan untuk PHK. Maka ketika pada akhirnya psikotes untuk menjadikan dasar PHK, maka menurut Endro hal tersebut harus diklarifikasi.

Baca Juga :  Giliran Relawan Jogja Deklarasi Abraham Samad Capres 2019

“Selain itu semestinya bukan psikotes, tetapi adalah tes kompetensi guna mengetahui kemampuan seorang PHL dan di mana yang bersangkutan cocok ditempatkan,”katanya

Selain itu dirinya juga ingin mengetahui terkait alasan efisiensi yang pernah dikemukakan oleh Pemkab Bantul dalam hal ini Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Bantul Danu Suswatoro yang pernah mengatakan PHK untuk efisiensi anggaran.

“Kita akan tanyakan itu lagi, karena jika alasanya efisiensi kenapa mem PHK 300-an PHL namun akan merekrut 600-an PHL,” tandasnya.

Selain itu komisi A DPRD Bantul juga berharap ada solusi terkait nasib 329 PHL yang sudah di PHK tersebut.

Sementara itu Raras mengatakan mereka datang ke komisi A DPRD Bantul guna mengetahui tindak lanjut terkait aksi unjuk rasa yang mereka lakukan beberapa waktu lalu.

Baca Juga :  Tak Ingin Tambah Anak, Ya Ikut KB

“Hari ini kami juga serahkan lampiran mulai surat panggilan untuk tes psikologi di Polda, SK pengangkatan kami dan juga nilai tes yang dikantongi kepada komisi A,” ungkapnya. (yve)