Terminal Bus Kebumen Sepi Penumpang

1107
Keseharian suasana di dalam terminal bus Tipe A Kebumen. Bus regular tidak ngetem, hanya lewat area parkir. (nanang wh/koranbernas.id)

KORANBERNAS.ID — Pengalihan pengelolaan terminal Bus Tipe A Kebumen dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kebumen kepada Kementerian Perhubungan selama 10 bulan terakhir ini tak juga mengubah perilaku calon penumpang. Belum terintegrasinya angkutan umum lokal dengan bus AKDP dan AKAP regular menjadikan terminal masih sepi penumpang hingga kini.

Calon penumpang masih memanfaatkan terminal bayangan di luar terminal bus Kebumen. Akibatnya bus antar kota antar provinsi (AKAP) dan antar kota alam provinsi (AKDP) regular yang memasuki terminal hanya lewat di dalam terminal, tidak ngetem atau berhenti sementara di dalam karena tidak ada penumpang.

Padahal  di sekitar terminal bus Kebumen terdapat dua terminal bayangan, yakni di ujung timur jalan lingkar selatan, Kedungbener dan di ujung barat jalan lingkar selatan Simpang lima, Kebulusan Pejagoan. Banyak bus reguler lebih memilih mencari penumpang di dua tempat itu karena penumpang memilih naik dan turun bus tempat tersebut.

Baca Juga :  Empat Pejabat Sleman Dipensiun

Pengamatan koranbernas.id dalam sepekan terakhir ini terjadi pengalihan pengelolaan telah mengubah cara pemungutan retribusi pelayanan di terminal bus. Sebelum pengalihan pengelolaan dan sebelum ada Operasi Sapu Bersih Pungutan Liar, di kawasan tersebut sering terjadi pungutan retribusi dilakukan petugas di luar terminal. Namun sekarang pemungutan retribusi dilakukan di dalam terminal bus Kebumen.

Pemanfaatan pool angkutan umum lokal non bus dan pool angkutan umum pedesaan juga masih belum ada. Meskipun kondisi pool angkutan umum lokal relatif, lebih terawat, tapi masih kosong. Belum ada angkutan pedesaan dan angkutan umum lokal non bus yang memanfaatkan pool angkutan umum lokal di dalam terminal bus.

Keseharian di dalam terminal bus ini di siang hari sepi. Sering terlihat area parkir bus, dimanfaatkan parkir motor atau mobil. Pemiliknya sedang makan atau minum di warung di dalam terminal.

Baca Juga :  Yazid Pastikan Pengadaan Barang dan Jasa Tanpa Intervensi

Seorang penjaga warung makan di terminal Uswatun (24) mengatakan, penumpang ramai pada sore dan malam hari. Penumpang bus malam tujuan Jakarta dan Bandung dan sekitarnya, serta Surabaya dan sekitarnya.

Koranbernas.id belum bisa meminta penjelasan masalah itu kepada Kepala Terminal Bus Kebumen Muslihin dan Kepala Dinas Perhubungan Kebumen, Maskemi. Keduanya ketika dimintai penjelasan melalui pesan whatshaap tentang kapan rencana integrasi angkutan umum lokal dan bus AKDP dan AKAP regular, Sabtu (04/11/2017) malam hingga Minggu (05/11/2017) sore belum merespon. (yve)