Ternak Warga Karangsari Tiba-tiba Mati

321
Poliis memeriksa kambing yang mati di Karangsari, Pengasih, Kulonprogo, Senin (02/10/2017). (istimewa)

KORANBERNAS.ID — Sejumlah hewan ternak di Desa Karangsari, Pengasih, Kulonprogo tiba-tiba mati. Diduga kambing dan ayam milik warga di desa tersebut diserang anjing liar yang ditelantarkan. Kasus tersebut sudah ditangani polisi Sektor Kepolisian Pengasih Kulonprogo.

Tiga ekor kambing dna satu ekor ayam yang mati dikubur warga. Sedangkan beberapa kambing yang mengalami luka yang cukup parah ditangani Bidang Kesehatan Hewan, Dinas Pertanian dan Pangan (DPP) Kulonprogo.

Kepala Bidang Kesehatan Hewan DPP Kulonprogo, Drajat Purbadi, Senin (02/10/2017) mengatakan, predator penyerang hewan ternak warga Blumbang dimungkinkan memang kawanan anjing liar. Berdasarkan informasi dari warga, anjing-anjing tersebut merupakan hewan terlantar lalu berkelompok menjadi kawanan. Hewan tersebut juga cenderung berkelompok saat mencari makan.

“Kemungkinan karena ketersediaan pakan di habitatnya kurang. Kalau kekurangan pakan, dia akan mencari makanan yang mudah didapat di sektiarnya. Misalnya, ayam dan kambing yang dikandangkan,” kata Drajat.

Pihaknya juga telah mendatangi lokasi kejadian dan melakukan sejumlah tindakan. Diantaranya memberikan antibiotik terhadap satu ekor kambing yang selamat dari serangan tersebut karena hanya tergigit kakinya.

“Kami akan buat surat edaran agar peternak hati hati menjaga kambing dan ayamnya. Karena kejadian ini diduga juga terjadi didaerah lainnya” ujar Drajat.

Sebelumnya pada Senin (02/10/2017) dini hari, Sawidi (65) Warga RT 55 RW 24 Pedukuhan Blumbang Karangsari Pengasih keluar rumah karena mendengar sesuatu yang mencurigakan diluar rumah.

“Begitu saya keluar rumah melihat ada anjing disekitar kandang kambing saya. Begitu melihat. Saya anjing itu melarikan diri. Kemudian ada tiga ekor anjing lagi yang menyusul melarikan diri dari sekitar kandang kambing itu” ujarnya.

Menurutnya, begitu anjing itu pergi kemudian Sawidi menengok keadaan kambingnya. Dia terkejut karena melihat dua kambingnya tergeletak mati di luar kandang.

“Dan ketika melongok kedalam kandang melihat satu kambing juga mati. Satu kambing masih hidup, namun ketika diteliti ternyata kakinya terdapat luka cukup parah bekas gigitan hewan. Pada kambing yang lain luka terjadi pada leher, satu ekor lukanya sangat parah,” jelasnya.

Di Pedukuhan Blumbang Karangsari, kejadian itu menimbulkan rasa heran warga. Karena baru sekali ini serangan itu terjadi dan tidak ada warga setempat yang memelihara anjing.

“Ini pertamakalinya ada kejadian seperti ini. Mungkin anjing liar dari hutan atau dari mana saya juga kurang tahu. Tidak ada warga sini yang pelihara anjing,” kata Sawidi.

Akibat kejadian tersebut ia mengalami kerugian sekitar Rp 2,5 juta akibat matinya tiga ekor kambing miliknya.

Tukijo (67) tetangga Sawidi juga mengatakan, dirinya mendengar suara ayam berteriak dikandang. Dan pagi harinya ternyata seekor ayam miliknya juga mati dengan luka bekas gigitan dileher.(yve)