Tiba-tiba Sudah Berdiri Perumahan

342
Inilah komplek perumahan di Dukuh Selorejo Desa Krakitan yang diprotes warga sekitar. (masal gurusinga/koranbernas.id)

KORANBERNAS.ID — Warga Desa Krakitan Kecamatan Bayat Kabupaten Klaten memprotes kehadiran perumahan di tengah-tengah perkampungan warga. Mereka protes karena developer (pengembang) tidak pernah sosialisasi kepada warga.

“Sosialisasi belum pernah sama sekali. Tiba-tiba sudah berdiri perumahan. Harusnya developer punya itikad baik sama warga,” kata Samirin, Ketua Pemuda Desa Krakitan Bayat, Selasa (07/11/2017).

Menurut dia, karena perumahan itu sudah selesai dan siap ditempati seharusnya developer juga lebih mendekatkan diri kepada warga dan perangkat desa, agar penghuni nanti bisa ikut kegiatan kemasyarakatan dan pemakaian fasilitas umum lingkungan sekitar.

“Seperti nanti dalam kegiatan gotong royong misalnya. Mereka yang menghuni perumahan harus ikut. Lha kalau penghuninya tidak kami kenal apa boleh memakai fasilitas umum warga,” ujarnya.

Baca Juga :  Tembakau Tak Bisa Dijemur

Senada diungkapkan Parino, Ketua RT 4/RW 17 Dukuh Selorejo Desa Krakitan. Kepada koran ini dia menjelaskan lokasi perumahan ada di wilayah RT 5.

Meski rumah yang berdiri sudah 9 unit namun dia berharap agar permasalahan yang terjadi kelak harus dipikirkan bersama antara warga dengan penghuni perumahan. “Lha developernya saja tidak punya itikad baik kok,” tuturnya.

Dia menambahkan perumahan itu dibangun developer PT Sinar Maju. Selain membangun perumahan di wilayah RT 5, developer itu juga mendirikan perumahan di wilayah RT 7. “Tapi di RT 7 sudah tidak ada masalah karena sudah disosialisasikan,” tambahnya.

Menurut dia, warga hanya menuntut itikad baik developer dan membangun fasum di perumahan itu. “Pokoknya bagaimana baiknya nanti penghuni perumahan jadi warga Selorejo,” harapnya.

Baca Juga :  Olahraga Sudah Jadi Kebutuhan

Pengamatan di lapangan, komplek perumahan itu berada di ujung perkampungan warga dan bersebelahan dengan kebun jati milik warga.

Tidak ada seorang pun pekerja yang beraktivitas dan tidak satu pun rumah berpenghuni. Halaman dan jalan belum selesai dibangun.

Hingga berita ini dibuat belum diperoleh konfirmasi dari pihak developer. Sebab warga juga tidak kenal dan tidak tahu alamat kantornya. (sol)