Tidak Ada Pembeli Togel Bisa Kaya

580
Kapolres Kebumen AKBP Titi Hastuti memimpin pemeriksaan barang bukti uang tunai dan kupon togel  di tempat penggrebekan. (istimewa)

KORANBERNAS.ID — Polres Kebumen, Selasa (24/10/2017) malam menggerebek rumah judi togel di Desa Klegenrejo Kecamatan Klirong Kabupaten Kebumen. Pada penggerebekan  yang dipimpin Kapolres Kebumen AKBP Titi Hastuti itu, berhasil disita uang tunai Rp 39,2 juta.

Uang sitaan itu sebagian besar pecahan Rp 2.000, hasil rekap  penjualan kupon togel di lima kecamatan sekitar tempat rumah judi tersebut.

“Uang yang disita dari perkara judi kali ini terbesar. Apakah itu hasil  penjualan togel  hari itu, masih dalam proses penyidikan,“ kata  Titi  Hastuti kepada koranbernas.id, Kamis (26/10/2017).

Selain mengamankan  uang tunai dan bonggol kupon togel, petugas Polres Kebumen juga mengamankan tiga orang tersangka warga setempat yang merekap hasil penjualan kupon togel. Mereka adalah Sum (43), Arf (40) dan Kha (22).

Baca Juga :  Mencintai Fisika Lewat Roket Air

Sedangkan pemilik  rumah, Mus serta bandar judi togel  Fra, masih buron. Polres Kebumen sudah menetapkan yang bersangkutan masuk Daftar Pencarian Orang (DPO).

Anggota Reskrim Polres Kebumen sedang melakukan pengejaran. Diperkirakan keduanya melarikan diri ke luar Kabupaten Kebumen. “Dia punya uang, mungkin sudah lari,“ kata Titi Hastuti.

Tuti Hastuti merasa prihatin di saat masyarakat kesulitan mencari uang, mereka memanfaatkan untuk berjudi dengan membeli kupon togel.

Padahal, tidak ada pembeli kupon togel bisa menjadi  kaya.  Yang diuntungkan  bandar judinya.  “Uang yang disita pecahan Rp 2.000, sudah leceh-leceh. Pembelinya orang orang  tidak mampu,“ tambahnya.

Kepala Bagian Operasi Polres Kebumen Kompol Suyatno kepada koranbernas.id mengungkapkan, rumah milik Mus lokasinya cukup tersembunyi.

Baca Juga :  Tiga Draft Dapil Pemilu Disusun, Mana Saja?

Anggota Polres Kebumen yang melakukan penggrebekan masuk tidak melalui jalan kampung. Diperkirakan, masih ada sejumlah perekap hasil  penjualan  togel melarikan diri saat digerebek. “Judi togel ini sudah terorganisir, melibatkan beberapa pemuda desa setempat,“ kata Suyatno.

Pengakuan tersangka, uang tunai  Rp 39,2 juta itu hasil penjualan  kupon togel di Kecamatan Sruweng, Buluspesantren, Klirong, Adimulyo dan Petanahan. (sol)