Tidak Perlu Takut dengan Toko Modern

239
Penyerahan bantuan dari Bank BPD DIY untuk pedagang pada acara Grebeg Pasar, Selasa (14/11/2017), di Pasar Pakem Sleman. (solahudin alwi/koranbernas.id)

KORANBERNAS.ID – Para pedagang di pasar tradisional tidak perlu takut bersaing dengan toko-toko modern. Kunci memenangkan persaingan adalah pasar tradisional harus selalu dalam kondisi  bersih.

“Pasar tradisional itu yang terpenting dijaga kebersihannya. Itu modal utama yang membuat orang datang berkunjung. Tidak usah takut dengan toko modern,” ungkap Dra Tri Endah Yitnani, MSi, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Sleman.

Tatkala menghadiri Grebeg Pasar di Pasar Pakem, Selasa (14/11/2017) yang diselenggarakan Bank BPD DIY, dia menyampaikan apresiasi untuk bank milik Pemerintah DIY dan Pemerintah Kabupaten/Kota se-DIY itu, atas bantuan 20 unit tong sampah serta renovasi Mushala Uswatun Khasanah di pasar tersebut.

“Manfaatkan tong sampah secara maksimal. Pilah sampah yang basah dan kering sehingga tidak merepotkan petugas pengangkut sampah dan truk sampah bisa mengangkut sampah lebih banyak,” ujarnya.

Baca Juga :  Tiga Hotel Bagi-bagi Sarapan Gratis

Dia mengakui dari 41 pasar di Sleman, ada enam pasar beromzet besar, termasuk pasar Pakem. Anggaran APBD terbatas dan dibagi ke semua pasar. Bantuan dari Bank BPD DIY diharapkan bisa menaikkan omzet para pedagang sehingga perekonomian stabil dan membawa kemakmuran Kabupaten Sleman.

Grebeg Pasar kali ini dimeriahkan penampilan Dalijo dan Yu Burek. Hadir pula Direktur Pemasaran Bank BPD DIY Bambang Kuncoro serta para tamu undangan seperti Kalapas Narkotika Pakem, Direktur RS Panti Nugroho, camat, Danramil, Kapolsek maupun para lurah pasar serta.

Soal bantuan urenovasi mushala pasar, Tri Endah Yitnani berharap para pedagang tidak hanya mengejar duniawi saja tetapi juga seimbang mencari bekal untuk kehidupan akherat kelak.

Baca Juga :  Rumah Terbakar Gara-gara Obat Nyamuk

Bambang Kuncoro mengatakan, bagi Bank BPD DIY para pedagang pasar merupakan salah satu penggerak perekonomian. Potensinya sangat besar.

Itu sebabnya pihaknya memberikan pelayanan yang baik. Sekaligus, inilah wujud komitmen menjalankan misinya sebagai agen pembangunan yang peduli terhadap pengembangan sektor UMKM di DIY.

Kepala Bank BPD DIY Cabang Sleman Agus Tri Murjanto menambahkan, Grebeg Pasar memang diadakan untuk menghibur para nasabah. Dari 41 pasar di Sleman, Bank BPD DIY sudah melayani para pedagang di 39 pasar. “Nasabah hampir empat ribu. Khusus kredit pedagang di Sleman hampir Rp 90 miliar,” kata dia. (sol)