Tiga Hal Ini Harus Dipahami Anggota KPID DIY

321
Pelantikan anggota KPID DIY 2017-2020. (istimewa)

KORANBERNAS.ID – Sesuai tugas, kewajiban, fungsi dan wewenangnya, anggota Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) DIY dituntut mampu memahami tiga hal. Yaitu, penyiaran, keistimewaan DIY dan Pancasila.

Inilah harapan Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X terhadap anggota KPID DIY Periode 2017-2020 yang dilantik Jumat (06/10/2017) di Bangsal Kepatihan.

Mereka adalah Sapardiyono S Hut MH, Mohammad Imam Santoso SIP, Hajar Pamundi, Yohanes Suyanto SPd, Agnes Dwirusjiyati SPd, Dewi Nurhasanah S Th I MA serta Drs I Made Arjana Gumbara.

“Pemberlakuan Perda Nomor 13 Tahun 2016 Tentang Penyiaran, akan menjadi tantangan baru para anggota KPID DIY yang baru,” ujarnya dalam sambutan tertulis dibacakan Wakil Gubernur DIY Paku Alam X.

Wakil Ketua KPI Pusat, S Rahmat M Arifin Ssi, menyatakan lahirnya Perda Nomor 13 Tahun 2016 Tentang Penyiaran sangat mendukung keistimewaan DIY.

Tamu undangan menghadiri pelantikan anggota KPID. (istimewa)

Televisi-televisi nasional yang menggunakan sistem siaran berjaringan diminta melaksanakan siaran dengan menggunakan Bahasa Jawa.

Kepada wartawan usai acara, Paku Alam X menegaskan anggota KPID yang baru harus memastikan institusi penyiaran menciptakan konten kearifan lokal.

“Entitas budaya lokal juga harus diakomodir. Tetapi yang paling penting adalah bagaimana KPID DIY bisa mengawal penyiaran Pancasila,“ kata dia. (sol)