Tiga Pasangan Tidak Resmi Dijaring Petugas

Saat Berduaan di Kamar Hotel

228
Petugas Satpol PP Pemkab Klaten mendata warga yang terjaring razia. (masal gurusinga/koranbernas.id)

KORANBERNAS.ID — Tiga pasangan tidak resmi yang tengah berduaan di kamar hotel di wilayah Kecamatan Jogonalan dan Kecamatan Prambanan Klaten dijaring petugas gabungan dalam sebuah razia. Kamis (07/06/2018).

Tiga  pasangan itu ada yang berstatus mahasiswa berusia 20-an tahun dan orang tua berusia di atas 60-an tahun. “Dalam razia ada juga petugas dari TNI, Polri dan Dinas Sosial,” kata Rabiman SH, Sekretaris Satpol PP Pemkab Klaten yang memimpin langsung razia tersebut.

Mereka yang terjaring selanjutnya digiring ke kantor Satpol PP di Jalan Pemuda Selatan tepatnya di depan Komplek Pemkab Klaten untuk didata dan dibina.

“Pembinaan ditindaklanjuti dengan wajib lapor dua kali seminggu selama dua bulan. Ini dalam rangka tugas kami sebagai penjaga kondusivitas daerah,” terang Rabiman.

Baca Juga :  Gali Karakter Khas Obyek Wisata Kebumen

Razia terhadap pasangan tidak resmi itu diawali dengan mendatangi hotel melati di wilayah Jogonalan pinggir Jalan Raya Jogja-Solo.

Selanjutnya petugas menuju hotel-hotel di kawasan Prambanan. Razia yang telah direncanakan jauh-jauh hari itu benar-benar membuahkan hasil dan tidak diduga oleh tamu hotel.

Terbukti ada tiga pasangan tidak resmi dijaring di kamar hotel. Selain itu petugas juga menjaring seorang pengemis yang sedang mangkal di perempatan Kecamatan Prambanan.

Terhadap warga yang dijaring itu, Satpol PP masih melakukan pembinaan. Bagi yang  sudah pernah dijaring dan dijaring kembali ada dugaan berprofesi sebagai PSK yang harus dibina di panti sosial Solo.

“Yang dijaring ini kelihatannya baru kali ini. Tidak perlu dikirim ke panti sosial. Tetapi wajib lapor dua kali seminggu selama dua bulan,” ujar Rabinan. (sol)

Baca Juga :  Kampus Strategis Tularkan Bela Negara