TIK Andalan Sleman Guna Maksimalkan Pelayanan Publik

265

KORANBERNAS.ID–Bupati Sleman, Drs H Sri Purnomo MSI menegaskan bahwa Sleman Smart Regency untuk memaksimalkan pelayanan publik dengan berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK).

“Kabupaten Pintar atau Sleman Smart Regency didefinisikan sebagai Kabupaten Sleman yang cerdas dalam pengembangan dan pengelolaan sumber daya secara efektif dan efisien. Ini dilakukan dengan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk memaksimalkan pelayanan publik serta mendukung pembangunan yang berkelanjutan,” kata Sri Purnomo, Minggu (03/09/2017).

Menurut Sri Purnomo, pemerintah sekarang ini tidak dapat terlepas dari Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dalam pelayanan publik.

“Kabupaten Sleman merupakan inti Kota Pelajar Indonesia sehingga banyak anak muda yang melek TIK, ini sangat menguntungkan bagi Pemerintah Kabupaten Sleman,” kata Sri Purnomo.

Sri Purnomo mengatakan, Pemkab Sleman juga telah menandatangani nota kesepahaman atau MOU dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) di Makassar Juli 2017 untuk melaksanakan Smart City.

“Seluruh OPD di Kabupaten Sleman telah berupaya membuat rancangan untuk mewujudkan Sleman Smart Regency secara berkelanjutan,” katanya.

Sri Purnomo mengatakan, pada 18 Juli 2017 telah dilaksanakan Bimbingan Teknis I yang telah menghasilkan Buku I, Analisis Strategis Smart City Kabupaten Sleman.

“Kemudian pada 28 Agustus 2017 diselenggarakan Bimtek II. Target pada Bimtek II tersebut yakni menghasilkan Buku II, Masterplan Smart City Daerah,” tutur Sri Purnomo.

Bimtek tersebut lanjut Sri Purnomo dihadiri seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kabupaten Sleman, Sekertaris Daerah dan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Sleman, drg Intriati Yudatiningsih. (Bid Jalasutra/SM)