Suntik Kawin Gratis Ini Tingkatkan Populasi Sapi

210
Asisten Sekretaris Daerah Bidang Administrasi Umum, Arif Haryono SH ketika menghadiri Workshop yang diadakan oleh PT Sarihusada, Senin (26/03/2018) di Sahid Rich Hotel.(nila jalasutra/koranbernas.id)

KORANBERNAS.ID–Salah satu upaya Dinas Pertanian, Pangan, dan Perikanan dalam peningkatan populasi sapi di Sleman dengan memberikan suntik kawin dan pemeriksaan gratis kepada para peternak sapi di Sleman.

Hal tersebut disampaikan  Kepala Dinas Pertanian, Pangan, dan Perikanan Kabupaten Sleman, Heru Saptono dalam Kegiatan Workshop yang diadakan oleh PT Sarihusada, Senin (26/03/2018) di Sahid Rich Hotel.

Dalam workshop yang bertemakan “Kemitraan Pengembangan Susu Lokal” tersebut, Heru mengatakan, program Sapi Induk wajib bunting (SIWAB) merupakan salah satu wujud upaya untuk membantu para peternak dalam mamangkas biaya produksi sapi di Sleman.

“Sapi potong atau sapi perah akan di kawin suntik sampai bunting,” kata Heru.

Selain itu Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan juga memberikan pemeriksaan gratis kepada sapi yang memiliki ganguan terhadap reproduksi. Semua pelayanan tersebut bisa didapat secara gratis oleh peternak sapi di Sleman tanpa syarat apapun.

Baca Juga :  Harga Cabai Kembali Melambung

“Semua penyuntikan dan pemeriksaan  gratis dapat langsung ke petugas hewan di Pusat Kesehatan Hewan yang ada di 14 puskesmas yang ada di Sleman,” kata Heru.

Operation Direktur Danone ELN Indo, Rizki Raksanugraha menyampaikan latar belakang kegiatan tersebut merupakan salah satu wujud kepedulian perusahaan terhadap perkembangan susu  lokal, Ia berharap melalui workshop tersebut dapat membangun dan berkolaborasi dengan beberapa pihak terkait dengan pengembangan industri ternak yang ada di Yogyakarta.

“Kita tahu pengembangan susu ini tidak akan tercapai jika satu sektor saja, apakah itu pemerintah saja, atau swasta . Kita harus bergandengan tangan sehingga tujuan itu bisa cepat tercapai,” kata Rizky.

Asisten Sekretaris Daerah Bidang Administrasi Umum, Arif Haryono mengharap dengan adanya kemitraan ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan pendapatan peternak sapi yang bekelanjutan.

Baca Juga :  Dinkes Deklarasikan STBM

Arif melanjutkan pemerintah akan terus berupaya melakukan pengembangan terhadap susu lokal dengan menggandeng semua pihak salah satunya perusahaan swasta untuk bersinergi demi kepentingan kesejahteraan peternak di Sleman.

Sementara Heru menambahkan, Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan, berkomitmen akan terus berupaya memenuhi kebutuhan susu nasional, sehingga nanti harapannya akan ada aktivitas ekonomi di peternak sapi.

“Jangan berharap 100 persen terhadap impor, kita harus produksi susu sendiri, “ kata Heru.

Heru juga menyampaikan terjadi peningkatan 500 ekor tiap tahunnya baik sapi potong maupun sapi perah melalui APBD Sleman dengan memberikan bantuan penguatan modal kepada peternak sapi dengan bunga 6 persen.  (SM)