TMMD Hemat Biaya Rp 61,5 Juta

206
Komandan Kodim 0732/Sleman Letkol Arm Djoko Sujarwo menerima alat kerja menandai penutupan TMMD Sengkuyung tahap III 2017, Kamis (26/10/2017). (bid jalasutra/koranbernas.id)

KORANBERNAS.ID — Operasi TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap III Tahun Anggaran 2017 yang dilaksanakan Komando Distrik Militer (Kodim) 0732/Sleman di Desa Sumberarum Moyudan Sleman,  resmi berakhir.

Program TMMD yang berlangsung mulai 27 September 2017 itu ditutup oleh Dandim O732 Sleman dengan upacara di lapangan Desa Sumberarum, Kamis (26/10/2017), yang dihadiri unsur TNI Polri dan jajaran Forkompimda.

Perwira Sie Teritorial Kodim 0732/Sleman Kapten Inf Nugroho menyampaikan, sasaran pembangunan fisik maupun nonfisik program TMMD rampung 100 persen.

Beberapa kegiatan pembangunan fisik meliputi pembangunan talud sepanjang 650 meter dan tinggi 50 cm, pembangunan proyek jalan sepanjang 650 meter, cor blok halaman masjid dengan panjang 20 meter dan lebar 18 meter, rehab 1 unit poskamling, pembuatan gorong-gorong 2 buah serta lantainisasi 2 rumah.

Sedangkan sasaran nonfisik berupa kegiatan penyuluhan seperti penyuluhan PPBN/wawasan kebangsaan, penyuluhan Kambtimas dan narkoba, penyuluhan KB dan kesehatan, penyuluhan pertanian, penanggulangan bencana alam, serta penyuluhan lingkungan hidup.

Kegiatan TMMD Sengkuyung ke-100, menurut Nugroho, sumber dananya berasal dari APBD DIY sebesar Rp 75 juta, APBD Kabupaten Sleman Rp 150 juta dan bantuan swadaya masyarakat berupa tenaga senilai Rp 50 juta.

Kegiatan operasi TMMD ini menghemat biaya Rp 61,5 juta. “Jika diborongkan sebesar Rp 286,5 juta namun dikerjakan dengan TMMD menelan dana sebesar Rp 225 juta,” kata Nugroho.

Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Mulyono selaku Penanggung Jawab Operasional TMMD dalam sambutannya dibacakan Komandan Kodim 0732/Sleman Letkol Arm Djoko Sujarwo menyampaikan banyak terima kasih kepada Pemerintah Daerah, masyarakat dan semua pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan TMMD ke-100 TA 2017 sehingga berjalan sukses, aman dan lancar.

TMMD membangkitkan kembali nilai-nilai kebersamaan  dan gotong royong guna membantu  percepatan program pemerintah dalam upaya peningkatan kesejahteraan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat, terutama di pedesaan. (sol)