TMMD Reguler 102 Banjarnegara Menjawab Kebutuhan Anak Desa

70
ANAK-ANAK GIRANG -- Perbaikan jalan desa di Pasegeran dengan corblok membuat anak-anak girang. Mereka menjajal jalan baru dengan bermain sepeda. (Foto: Pendim 0704 - BNA/Koran Bernas).

KORANBERNAS.ID – Kondisi beton di titik yang telah sempurna setelah dirampungkan Satgas TMMD dalam waktu 24 hari sejak TMMD Reguler 102 Banjarnegara dibuka 10 Juli 2018 lalu, kini membuat anak-anak Desa Pasegeran pun senang.

Mereka mendapat berkah karena bertambahnya lokasi bermain sepeda. Krisnanto (9) anak Winoto (34) bersama Radit (10) putra Narso (32), masing-masing kelas 2 dan 5 SDN 1 Pasegeran, warga Dukuh Genthu Dusun Kroya Rt/Rw. 3 Desa Pasegeran Kecamatan Pandanarum. Keduanya sudah tak sabar lagi ingin cepat-cepat merasakan nikmatnya meluncur bersepeda di jalan baru. Krisnanto, mengaku sangat senang dengan kondisi jalan sekarang yang lebih baik daripada dulu. Kondisinya sekarang sudah mudah untuk dilalui sepeda. Tidak seperti dulu pada saat belum dibangun. Apalagi di saat turun hujan sangat tidak memungkinkan untuk anak-anak menggunakan sepeda.

“Seneng Pak bisa main sepedaan, siki dalane uapik,” cetusnya. (Senang pak bisa main sepeda, sekarang jalannya bagus – red).

Krisnanto dan Radit adalah salah satu dari sekian anak desa setempat, sangat asyik mencoba trek baru dengan sepeda. Trek baru dimaksud adalah, rabat beton sepanjang 1,1 kilometer yang masih dalam pentahapan finishing di beberapa titik yang kurang maksimal, dengan penyelimutan ulang beton melalui lembur malam. 

Gairah baru sudah mulai dirasakan warga sasaran, terutama anak-anak mereka yang hobi main sepeda sangat terfasilitasi dengan adanya jalan yang sudah bagus. Akses jalan yang selama ini susah dilalui sepeda, sudah tertata rapi dan diperkeras beton. Sehingga sepeda pun nantinya akan menjadi alat transportasi yang diandalkan oleh anak-anak Pasegeran untuk pergi ke sekolah. 

Inilah mangapa TMMD Reguler 102, sasaran utamanya adalah jalan desa. Penghubung antar desa yang selama ini terpisahkan karena buruknya akses. Dusun Kroya Desa Pasegeran menuju Dusun Plipiran Desa Pingit Lor Kecamatan Pandanarum, karena masyarakatnya menyandang permasalahan kebutuhan prasarana dasar. (*/Pendim 0704 – BNA)

Baca Juga :  Syafii Efendi: Indonesia Tidak Butuh Orang Pintar