Tol Bawean-Salatiga Ramai Lancar

361

KORANBERNAS.ID — Arus lalu lintas di Jalan Tol Bawen-Salatiga pada H-1 lebaran terpantau ramai. Kondisi ini berbeda dengan sehari sebelumnya yang terlihat normal. Meski ramai kendaraan pemudik namun tidak menimbulkan kemacetan.

Dari pengamatan dari jembatan penyeberangan tol di Kampung Daren Desa Pabelan Kecamatan Pabelan Kabupaten Semarang menunjukkan keramaian arus mudik mulai terlihat pada dini hari. Kendaraan yang melaju dari arah utara menuju selatan seakan tiada henti.

Tampak pula sejumlah pemudik yang merasa kecapaian menghentikan laju kendaraannya dipinggir jalan disekitar perkebunan karet milik PTPN IX (Persero) untuk beristirahat.

“Capek dan istirahat dulu pak. Sebab perjalanan menuju Ponorogo masih beberapa jam lagi,” kata Edy yang mengaku berangkat dari Jakarta pada Rabu (13/6/2018) siang.

Dengan mengendarai mobil Grand Livina, Edy bermaksud mudik ke Ponorogo Jawa Timur bersama istri dan ketiga anaknya. Namun karena merasa kecapaian, diapun memilih beristirahat di pinggir jalan tol Kampung Daren Desa Pabelan.

Jalan tol Bawen-Salatiga sepanjang 17 kilometer telah dioperasionalkan setahun lalu. Artinya jalan tol itu sudah dua kali digunakan untuk arus mudik dan arus balik lebaran. Untuk menghindari terjadinya kemacetan arus lalu lintas di tengah Kota Salatiga maupun di kawasan Bawen dan Ungaran para pengguna jalan baik kendaraan pribadi maupun bis antar kota antar provinsi (AKAP) banyak yang memilih masuk jalan tol.

Selain Jalan Tol Bawen-Salatiga, pemudik dari arah utara (Semarang dan Jakarta) menuju selatan (Solo dan Surabaya) juga dapat melalui Jalan Lingkar Salatiga (JLS) dan tengah Kota Salatiga. Namun jika melewati tengah Kota Salatiga dikhawatirkan terjadi macet karena ada beberapa pasar yang dilewati.

Beberapa titik rawan macet tengah Kota Salatiga yakni perempatan Pasar Jetis yang bisa menuju arah Banyubiru dan Ambarawa, pertigaan palang Klaseman, perempatan Pasar Sapi yang bisa menuju arah Kopeng dan Magelang serta perempatan Tingkir yang bisa menuju arah Sragen dan Karanggede Boyolali. (yve)