Tolak Pancasila, UGM Nonaktifkan Dua Dosen

234

KORANBERNAS.ID — UGM menonaktifkan dua dosennya yang terindikasi menolak Pancasila sebagai ideologi bangsa Indonesia. Dosen Fakultas Teknik tersebut dicopot dari jabatan strukturalnya.

Kepala Humas dan Protokol UGM, Iva Aryani dalam keterangan tertulisnya mengungkapkan, pimpinan universitas, Senat Akademik, dan Dewan Guru Besar mengadakan pertemuan dengan dua orang dosen yang diduga menolak Pancasila sebagai ideologi negara pada Jumat (8/6/2018) di Gedung Pusat UGM.

“Pimpinan universitas telah berdialog dan mendengarkan penjelasan dari kedua dosen berkaitan dengan pandangan mereka terhadap Pancasila,” jelasnya.

Menurut Iva, hasil dialog segera diserahkan kepada Dewan Kehormatan Universitas (DKU) untuk dilakukan proses lebih lanjut.

Demi kelancaran proses di DKU, maka kedua dosen akan segera dinonaktifkan sementara dari jabatan struktural mereka emban saat ini.

“Rekomendasi yang diberikan oleh DKU akan menjadi pertimbangan utama bagi pimpinan universitas untuk mengambil langkah selanjutnya,” paparnya.(yve)