Tong Sampah yang Bergambar Indah

508
Kepala SMKN 3 Kasihan, Drs Rakhmat Supriyono MPd (tengah), bersama pemenang lomba melukis tong sampah, Minggu (15/03/2018). (sholihul hadi/koranbernas.id)

KORANBERNAS.ID –  Tong sampah konvensional buatan pabrik umumnya berwarna kuning, merah atau hijau. Di tangan anak-anak usia SMP, tong sampah dari bekas kaleng cat justru memiliki gambar-gambar indah sehingga menarik dipandang mata.

Inilah tong sampah hasil kreasi para peserta Lomba Melukis Tong Sampah yang digelar SMKN 3 Kasihan Bantul (SMSR), Minggu (15/04/2018), di sekolah setempat.

Di bawah rindang pohon trembesi, peserta lomba yang merupakan perwakilan dari SMP di DIY maupun dari Jawa Timur, beradu kreativitas melukis tong sampah yang sudah disediakan oleh panitia, termasuk cat lukis.

Melalui penjurian yang dipimpin langsung Kepala SMKN 3 Kasihan, Drs Rakhmat Supriyono MPd, juara 1 diraih oleh Amirin Lakuning Surya dari SMPN Tulungagung Jawa Timur, juara 2 atas nama Dito Andika dari SMPN Wates dan juara 3 Didam dari SMPN Tulungagung Jawa Timur.

Dipilih juga tiga nominasi juara yaitu Konita Adelia dari SMPN 4 Yogyakarta, Muhammad Rizki dari SMPN 2 Bantul serta Amelia dari SMPN 6 Yogyakarta. Para juara memperoleh trofi, sertifikat serta uang pembinaan.

Baca Juga :  Gadis Tunawicara Diduga Dibunuh

Rakhmat Supriyono menyampaikan, lomba kali dalam rangka HUT ke-55 SMSR. Tong sampah dipilih sebagai media melukis, bukan kertas, karena dapat dijadikan sebagai sarana belajar melukis. “Kita bisa belajar melukis dengan media yang tidak biasanya dan licin,” ungkapnya.

Sesuai tema, Green School, pihaknya ingin keberadaan tong sampah tidak hanya sebatas fungsional saja tetapi memiliki nilai seni dan dekorasi.

Tong sampah yang sudah dilukis terlihat lebih menarik saat diletakkan di ruangan sekaligus bisa memotivasi seseorang agar tidak membuang sampah secara sembarangan.

“Hasil karya para peserta lomba ini tidak menjadi milik SMSR. Akan kami bagikan ke instansi-instansi. Karya kalian akan dilihat ribuan mata,” ungkapnya.

Sebagian peserta lomba sedang melukis tong sampah. (sholihul hadi/koranbernas.id)

Dia mengakui, semua karya peserta bagus-bagus. Tim juri sempat kesulitan menentukan juaranya. “Semua bagus dan layak juara,” tambahnya.

Baca Juga :  Pertama di DIY, Dukcapil Lakukan Rekam E-KTP di Lapas Cebongan

Dari sekian banyak karya, dipilihlah karya yang sesuai kriteria lomba yaitu kreativitas, ide dan teknik pengerjaan. “Yang belum juara masih ada kesempatan. Yang juara dijamin diterima di SMKN 3 Kasihan, jurusan apapun, tentu saja tetap sesuai prosedur saat wawancara,” kata Rakhmat Supriyono.

Sedangkan sertifikat yang dimiliki oleh semua peserta lomba nantinya bisa ditunjukkan saat tes wawancara, tatkala mendaftar ke sekolah ini.

“Semua peserta lomba bisa menunjukkan sertifikat saat wawancara. Yang tidak juara tetap diperhitungkan nilainya, kalian hebat semuanya,” ujarnya.

Sebelumnya, dalam rangka HUT ke-55, siswa dan guru sekolah tersebut mengadakan kegiatan on the spot di Pantai Goa Cemara maupun pameran.

Sekolah yang berdiri 5 April 1963 itu saat ini membuka tujuh jurusan yaitu Seni Lukis, Kriya Kreatif Kriya Keramik, Kriya Kreatif Batik & Tekstil, Desain Komunikasi Visual, Seni Patung, Animasi serta Kriya Kreatif Kayu & Rotan. (sol)