Tragedi PKI  Harus Diingat

127
Upacara 17-an di Makodim 0734/Kota Yogyakarta, Senin (17/09/2018). (istimewa)

KORANBERNAS.ID — Anggota Kodim 0734/Yogyakarta, Minvetcad Kota Yogyakarta dan PNS Kodim 0734/Yogyakarta melaksanakan upacara bendera 17-an di halaman Makodim 0734/Yka Jalan AM Sangaji No 55, Senin (17/09/2018).

Sebagai inspektur upacara Kasdim 0734/Yka Mayor Inf M Munasik SAg, Perwira Upacara Kapten Inf Parja dan Komandan Upacara Pjs Danramil 03/Gondokusuman, Kapten Inf Purwanto.

Dalam amanatnya, Panglima Kodam IV/Diponegoro Mayor Jenderal TNI Wuryanto S Sos MSi yang disampaikan oleh Kasdim 0734/Yogyakarta mengatakan, memasuki pertengahan bulan September ini, pihaknya  ingin mengajak untuk mengingat kembali peristiwa sangat penting yaitu tragedi nasional pemberontakan G 30 S/PKI tahun 1965.

Gerakan itu bertujuan mengganti dasar Pancasila dengan dasar negara komunis. “Belajar dari fakta sejarah tersebut, kita bertekat tidak pernah lagi mengalami tragedi yang sama di masa depan. Sikap TNI dalam menghadapi komunis adalah tegas,” kata Pangdam.

Tegas artinya, menempatkan paham komunis sebagai ancaman potensial dan merupakan bahaya laten yang harus diwaspadai setiap saat. “Saya ingin mengingatkan kepada segenap prajurit dan PNS dijajaran Kodam IV/Dip agar selalu waspada dan selalu pegang teguh komitmen melawan bangkitnya kembali idiologi komunisme di Indonesia sampai kapanpun,” kata dia.

Pangdam juga berpesan tentang perkembangan teknologi informasi sebagai keniscayaan yang harus dihadapi dengan baik. Hingga saat ini masih saja terjadi hal kurang baik dalam penggunaan teknologi informasi khususnya pemanfaatan Medsos sehingga dapat menurunkan kewibawaan dan citra TNI.

Gunakan media sosial sebagai sarana silatuhim dan komunikasi dengan sebaik-baiknya. Jadikan teknologi sebagai sarana untuk menunjang pelaksanaan tugas.

Pada bagian lain menyikapi musim kemarau, Pangdam memerintahkan para komandan jajaran Kodam IV/Dip agar peka menyikapi kesulitan serta persoalan yang terjadi di masyarakat.

“Tingkatkan kerja sama dengan Pemda dan instansi terkait guna membantu ketersediaan air bersih, mengatasi masalah kekeringan pertanian serta mewaspadai dan mengatasi kebakaran hutan yang terjadi di wilayah,” kata Pangdam. (sol)