Tragisnya Kisah Pembuang Bayi, Bersalin Sendirian dan Diaku Dibuang

285

KORAN BERNAS.ID SLEMAN – Antara panik ataupun tega, entah apa yang ada di pikiran gadis muda berinisial IH. Dengan tega, IH membuang anak yang dilahirkan dari rahimnya tersebut.

Namun anehnya, IH yang masih berusia 17 tahun sempat membuat gempar masyarakat Ngentak Sleman karena mengaku menemukan sesosok bayi yang maih merah, Selasa (15/8) malam, di dekat kontrakannya sendiri.

Kanit Reskrim Polsek Depok Barat Iptu Irwan SIK kepada sejumlah media, Rabu (16/8) siang, mengakui adanya laporan warga tentang penemuan bayi  di wilayah Dusun Ngentak RT 03, Kelurahan Caturtunggal, Depok, Sleman. Warga mengatakan, IH memberikan keterangan jika telah menemukan bayi di depan rumah kos-kosan yang juga ditempati saksi IH.

“Benar, ada laporan awal seperti itu. Tapi kami juga sempat curiga,” katanya di Mapolsek Depok Barat.

Setelah IH diinterogasi, ternyata bayi yang digembar-gemborkan dibuang itu adalah bayi IH sendiri. Pihak Polsek Depok Barat akhirnya menyimpulkan dari petunjuk yang didapat, IH tidaklah menemukan bayi, dan bayi diakunya ditemukan adalah bayi dari IH sendiri.

Baca Juga :  Masyarakat Belum Melek Investasi PBK

“Kita bertemu saksi IH, dan sempat kita interograsi. Akhirnya, setelah dilakukan interograsi secara mendalam IH mengaku bahwa bayi itu anaknya, dan tidak ada penemuan bayi seperti yang dilaporkan,” sebut Irwan.

Petugas bahkan sempat melakukan  pengecekan di tempat yang diakui IH menjadi tempat di mana dirinya bersalin. Saat melahirkan, IH juga melakukan persalinan sendiri.

“Kita sudah lakukan olah TKP, dan memang benar dia habis lahiran sendiri di kontrakan saudaranya,” tegasnya.

Polisi pun menemukan sejumlah bukti yang menguatkan gadis remaja itu melakukan persalinan seorang diri.

“Kami temukan selimut, sprei dengan bercak darah sedikit, dan kotoran baju yang dipakai saat lahirannya juga. Semua sudah kami sita dari kontrakannya,” ungkap dia.

Baca Juga :  Gunung Agung Berstatus “Awas”

Cik Wawan, pengelola kontrakan yang ditinggali IH mengatakan, pada Selasa malam sekitar pukul 23:00, dirinya dibangunkan oleh anak-anak penghuni kosnya.

“Tadi malam saya dibangunkan anak-anak kos, katanya ada yang menemukan bayi. Saya kaget dan saya langsung menyarankan untuk segera lapor ke Pak RT,” kata wanita berusia 48 tahun itu.

Namun, ada yang aneh dari peristiwa penemuan bayi tersebut. Menurut Cik Wawan, IH mengaku menemukan bayi pukul 19:00 dan dibawa ke kamar kosnya dengan alasan kasihan.

“Kalau dia menemukan bayi jam tujuh (malam) dan dibawa ke kontrakan kan saya harusnya tahu. Masuk kontrakan lewat (pintu) depan, wong setengah tujuh malam saya buatkan mi untuk anak-anak disini karena habis ngecat. Sampai malam anak-anak juga ada di depan sini,” jelasnya. (ros)