Travel Haji Perlu Contoh Biro Ini

345
Jamaah umroh SWT berangkat menuju Bandara Adi Sumarmo, Solo. (hery priyantono/koranbernas.id)

KORANBERNAS.ID — PT Sindo Wisata Travel (SWT) yang bergerak dalam bisnis Jasa Perjalanan Haji dan Umroh yang kini membuka cabang di Purworejo untuk Wilayah Jawa Tengan dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), tak gentar dengan sedang maraknya isu negatif terkuaknya jasa perjalanan haji dan umroh nakal, perusahaan ini terus eksis melebarkan sayap bisnis mereka.

Paling tidak terlihat saat PT SWT untuk kali pertamanya membuka cabang di Jateng dan DIY ini langsung memberangkatkan Calon Jamaah Umrohnya pada Minggu (11/03/2018) malam, kemarin.

Komisaris PT SWT, drg. Vera Anggraeni, kepada media menerangkan bahwa pihaknya berkomitmen mengembangkan bisnis perjalanan haji dan umroh semata-mata untuk beribadah.

“Kami bukan perusahaan perjalanan haji dan umroh yang nakal kok. Kami memiliki cabang di 24 kota se Indonesia. Dan malam ini, masyarakat bisa lihat sendiri kami memberangkatkan calon jemaah umroh,” terang Vera kepada koranbernas.id disela-sela acara pemberangkatan calon jamaah umroh.

Baca Juga :  Karyawan Harian Bernas Belum Terima Pesangon

Ditambahkan, pemberangkatan calon jamaah umroh ini sedianya yang pertama paska secara resmi membuka Cabang PT SWT di Jalan Purworejo-Kutoarjo Kecamatan Bayan Kabupaten Purworejo.

“Hari ini kami berangkatkan sebanyak 30 calon jamaah umroh baik dari Purworejo maupun dari kota-kota lain di sekitar Purworejo,” imbuh Vera.

Nantinya para calon jamaah umroh tersebut akan melakuoan perjalanan udara melalui Bandara Solo untuk kemudian akan turun di Kota Medinah.

Sri Parsih (55) Seorang Pengajar Sekolah Dasar asal Kecamatan Mirit Kabupaten Kebumen mengaku sangat senang bisa berangkat menuju Tanah Suci.

“Saya bersyukur sekali ternyata saya tetap berangkat dan ini sangat saya syukuri,” aku Sri.

Sebagai masyarakat yang sering melihat tayangan di televisi yang menayangkan banyaknya pengungkapan kasus biro perjalanan haji dan umroh nakal oleh aparat kepolisian, dia pun mengaku sempat kawatir.
“Iya, wajar memang saya sempat khawatir. Apa benar program ini, jangan-jangan saya nanti ketipu,” kelakarnya sesaat akan bertolak menuju ke Solo.

Baca Juga :  Ingin Makan Murmer di Mall, Datang Saja ke Galeria

Tepat pukul 21.45 WIB dengan menggunakan kendaraan bus, akhirnya ketigapuluh calon jamaah umroh berangkat meninggalkan Kota Purworejo. (yve)