UGM-BCA Kembangkan Program Tepat Sasaran

312
EVP CSR BCA Inge Setiawati secara simbolis menyerahkan beasiswa sebesar Rp 500 juta kepada Rektor UGM Panut Mulyono. (istimewa)

KORANBERNAS.ID—Universitas Gadjah Mada bekerja sama dengan Bank Central Asia (BCA) Tbk, sepakat untuk mengembangkan program-program pendidikan yang tepat sasaran. Program ini dirasa perlu, untuk terus menjamin peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia di Indonesia.

Langkah awal dilakukan dengan penandatanganan Nota Kesepahaman yang dilakukan oleh Direktur BCA Suwignyo Budiman dan Rektor UGM Panut Mulyono di Yogyakarta, Jumat (13/09/2017).

Turut hadir dalam acara ini Komisaris BCA Cyrillus Harinowo, Kepala Kantor Wilayah II BCA Gunawan Budi Santoso, Executive Vice President CSR BCA Inge Setiawati, Kepala BCA KCU Yogyakarta Saswito Tjoe, Presiden Direktur BCA Syariah John Kosasih, Wakil Rektor Bidang Kerja Sama & Alumni UGM Paripurna P. Sugarda.

Suwignyo mengatakan pengembangan pendidikan harus terus dilakukan oleh seluruh pihak agar SDM Indonesia dapat terus bersaing.

Baca Juga :  Ingin Lanjut Kuliah di Belanda? Gratis Lho

“Kondisi persaingan dan perkembangan dunia usaha yang begitu cepat, membutuhkan kontribusi pendidikan dalam menghasilkan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing. Salah satu indikator majunya suatu bangsa ditentukan dengan indeks pengembangan kualitas sumber daya manusia, yang hasilnya didapat dari proses pendidikan yang bermutu,” ujarnya.

Setelah nota kesepahaman ini ditandatangani, akan dikembangkan beberapa program pendidikan yang tepat sasaran dengan memanfaatkan kolaborasi core competence BCA sebagai transactional banking dan UGM sebagai salah satu universitas terbaik di Indonesia.

“Sudah ada beberapa program yang kami rasa bagus untuk dikembangkan. Namun yang sudah pasti kami jalankan dan teruskan adalah pemberian beasiswa kepada mahasiswa UGM yang berprestasi namun mengalami kendala keuangan. Program apa yang akan kami kembangkan selanjutnya, kami masih terus melakukan diskusi dan koordinasi bersama-sama sehingga tepat guna dan sasaran,” tegas Suwignyo.

Baca Juga :  BK UAD Optimalkan Pendidikan Inklusi

Selain penandatanganan MoU, kedua pihak juga melanjutkan kerja sama yang sudah dilakukan selama ini. Yakni memberikan beasiswa untuk mahasiswa. Beasiswa Bakti BCA Tahun Ajaran 2017/2018 senilai Rp 500 juta diberikan kepada sekitar 50 mahasiswa berprestasi yang memerlukan dukungan finansial untuk dapat secara optimal menuntut ilmu di UGM.

Alokasi tersebut, merupakan sebagian dari komitmen pemberian beasiswa dari BCA senilai Rp 4,45 miliar untuk 16 Perguruan Tinggi Negeri di Indonesia. Pada tahun 2015 BCA juga memberikan donasi pengadaan fasilitas ruangan program pendidikan musik UGM senilai Rp 1,5 miliar. Disusul pada 2016, turut mewujudkan kepeduliannya terhadap pengembangan fasilitas pendidikan di Universitas Gadjah Mada melalui penyerahan donasi senilai Rp 2 miliar untuk perbaikan Gedung Perpustakaan Pusat.(*/SM)