Ulang Tahun SMA N 1 Wates Meriah

542
SMA N 1 Wates

KORANBERNAS.ID–Peringatan Hari Ulang Tahun ke-55 SMA Negeri 1 Wates yang diselenggarakan di halaman sekolah berlangsung meriah. Selain paduan suara dan pentas wayang yang dimainkan oleh siswa, panitia juga melakukan pemotongan tumpeng. Sedangkan Bupati Hasto Wardoyo yang hadir dalam acara ini, juga memberikan motivasi untuk civitas.

Plh Kepala SMA Negeri 1 Wates Sugeng menjelaskan, dengan pelaksanaan peringatan HUT ke-55 yang diselenggarakan oleh para siswa ini, diharapkan ke depan dapat mengimplementasikannya di tengah masyarakat. Para siswa juga diajari tentang cinta produk lokal.

“Sehingga saat di masyarakat bisa mempromosikan keunggulan Kabupaten Kulonprogo. SMA Negeri 1 Wates mendukung program pemerintah, seperti program Bela Beli Kulonprogo dengan memberikan semangat untuk lebih mencintai produk di Kulonprogo, kerajinan, dan pertanian,” kata Sugeng.

Baca Juga :  Bantu Palu, Relawan Jokowi Galang Dana

Hasto Wardoyo, yang juga alumni SMA N 1 Wates memberikan motivasi kepada guru, karyawan dan seluruh siswa. Para guru diharapkan dapat bersabar dalam mendidik anak, karena para siswa ini yang nantinya akan menjadi pemimpin di masa depan.

Dikatakan Hasto, SMA Negeri 1 Wates merupakan salah satu sekolah favorit di Kulonprogo. Dirinya meminta, agar predikat ini dipertahankan dengan cara terus mendorong pretasi.

“Yang saya tahu, alumni sekolah ini meneruskan pendidikan ke berbagai tempat. Ada yang ke perguruan tinggi ternama, Akpol dan lain sebagainya. Ini menunjukkan alumni tidak bisa diabaikan dan tetap diperhitungkan. Baik di PTN di seluruh Indonesia maupun PTS yang berkualitas,” kata Hasto Wardoyo.

Baca Juga :  Sejumlah 21 DPD Dukung Munaslub Partai Golkar

Elain itu, Hasto juga menekankan pentingnya pendidikan yang berimbang. Bukan hanya memacu hardskill, tapi juga softskill.

“Pinter tapi tidak pernah senyum tidak diterima di masyarakat. Harapan saya, anak-anak dapat didorong untuk tampil di berbagai forum agar soft skill nya terasah,” harap Hasto Wardoyo.

Pemerintah Daerah juga mengadakan pendidikan karakter meskipun ranahnya untuk siswa SD. Selanjutnya untuk tingkat SMP dan SMA program ini juga dapat diteruskan dengan baik. (Sri Widodo/SM)