Ular Tangga GenRe Sarana Edukatif Membangun Keluarga

229
Dunia anak-anak adalah dunia bermain. Melalui permainan ular tangga, anak dapat mempelajari banyak hal dan mengenal dunia luar serta lingkungannya. (Endri Yarsana/koranbernas.id)

KORANBERNAS.ID–Sekelompok remaja di Desa  Dermonganti Kecamatan Gemawang Kabupaten Temanggung mengembangkan permainan ular tangga genRe atau ular tangga yang di dalamnya ada sarana edukasi tentang pembelajaran BKR (Bina Keluarga Remaja). Dalam permainan tersebut diselipkan soal-soal tentang pengetahuan seputar dunia kesehatan.

Acara permainan anak-anak tersebut ditampilkan  dalam penilaian Lomba Bina Keluarga Remaja (BKR)  tingkat Provinsi Jawa Tengah, beberapa waktu lalu.

Kepala Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBPPPA) Kabupaten Temanggung, Masruchi, ketika ditemui, Selasa (27/03/2018) mengatakan,  manfaat media Ular Tangga GenRe selain untuk menambah pengetahuan tentang edukasi kesehatan, juga dapat melatih memecahkan masalah, melatih kerjasama, melatih emosional dan berusaha untuk meraih target.

Baca Juga :  Raisa Hipnotis Puluhan Ribu Warga Temanggung

Diungkapkan, dengan bermain Ular Tangga GenRe ternyata bisa untuk  memahami tentang program Kependudukan dan Keluarga Berencana (KB) pada umumnya dan substansi program GenRe pada khususnya.

Antara lain, lanjutnya,  PUP, Life Skills, Triad Kesehatan Reproduksi Remaja (Seksualitas, Napza, HIV dan AIDS), melalui simulasi permainan ular tangga GenRe, yang dimulai dari kotak Start hingga mencapai kotak Finish.

“Diharapkan dengan adanya permainan tersebut dapat meningkatkan pengetahuan sikap dan perilaku remaja agar mereka dapat berperilaku sehat, dapat mendewasakan usia perkawinan, terhindar dari resiko Triad KRR (HIV dan AIDS, Seks Bebas, Napza),” tegasnya.

Sehingga dapat menjadi contoh, idola dan sumber informasi bagi teman sebayanya, serta mempunyai perencanaan yang matang dalam penyiapan kehidupan berkeluarga untuk mewujudkan keluarga kecil yang bahagia dan sejahtera. (SM)

Baca Juga :  Petani Kopi Masih Terkendala Alat dan Fasilitas