Umat Diminta Tidak Ikut-ikutan Sebarkan “Hoax”

226
Penampilan siswa siswi SD Kristen Bina Harapan Purbalingga saat perayaan Paskah. (Prasetiyo/koranbernas.id)

KORANBERNAS.ID–Bupati Purbalingga,Tasdi SH MM mengingatkan kepada warga masyarakat, termasuk umat Kristiani di Purbalingga jangan ikut-ikutan menyebarkan hoax (berita bohong). Pasalnya, hoax dapat memecah belah persatuan dan mengancam Negara Kesatuan Republik  Indonesia (NKRI). Dan penyebar hoax melalui media social  diancam enam tahun penjara dan denda maksimal Rp 1 miliar, seperti diatur dalam Undnag-undang Republik Indonesia Nopmor 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

“Kepada warga Kristiani, kami berpesan, jangan ikut-ikutan menyebarkan hoax melalui media sosial. Berita-berita yang berisi provokasi dapat menyebarkan kebencian, yang ujungnya memecah belah persatuan dan kedamaian. Tetapi, sebarkanlah berita kebenaran, agar masyarakat tetap aman, nyaman, tentram, dan damai,”pesan Tasdi pada perayaan Paskah Bersama Badan Kerjasama Antar Gereja  (BKSAG)-TNI & Polri se-Kabupaten Purbalingga, di Pendopo Dipokusumo Purbalingga, Jumat (20/04/2018) malam.

Perayaan tersebut dihadiri 1.000 lebih umat Kristiani dari berbagai gereja se-Purbalingga. Juga turut hadir, jajaran Forkompimda, dan pimpinan gereja se-Purbalingga.

Ikut memeriahkan perayaan Paskah tersebut, penampilan pianika dari TK Bina Harapan, Paduan Suara (PS) Sangkakala dari Gereja Krieten Jawa (GKJ) Purbalingga, drama berbahasa Inggris dari SD Kristen Bina Harapan, dan PS Tabita & Friends (GKJ Penaruban). Juga hiburan dari sejumlah gereja.

Sedangkan renungan Paskah dibawakan oleh Pdt Tri Agus Fajar Winantiyo,S.Si dari GKJ Penaruban.

Bupati Tasdi juga mengapresiasi umat Kristen di Purbalingga, yang melalui BKSAG telah melakukan rehab Rumah Tidak Layak Huni (RTLH)  di Desa Serang Kecamatan Karangreja , dan Kelurahan Kandanggampang, Kecamatan Purbalingga, Maret 2018 lalu.

“Saya salut dengan kepedulian umat Kristiani di Purbalingga, yang melalui BKSAG ikut mendukung program Pemerintah Kabupaten (Pemkab), yakni memperbaiki rumah-rumah tidak layak huni. Ini sangat membanggakan kami,” ujar Tasdi.

Ketua BKSAG Purbalingga Frantinus Tri Trisnadi, S.Pd sangat setuju dengan pesan Bupati Tasdi. “Hoax tidak ada manfaatnya. Justru akan membawa kita kepada tindakan yang merugikan.  Hal ini selaras dengan tema  Paskah tahun 2018 ini, yakni Kuasa Keangkitan-Nya menjadikan kita hamba kebenaran, seperti diambil dari Roma Pasal l6 ayat 18,” ujar Tri  Trisnadi. (SM)