Umat Kristen Rayakan Pentakosta dalam Nuansa Jawa

494
Ketua majelis GKJ Patalan, Totok Suryo Gupito memukul bende tanda dimulainya lelang dalam acara peringatan Pentakosta di gereja yang berlokasi di Jalan Parangtritis KM 15, Dusun Bobok , Desa Patalan Jetis Bantul, Minggu (19/05/2018). (sari wijaya/koranbernas.id)

KORANBERNAS.ID–Umat Kristen merayakan Pentakosta atau hari turunnya Roh Kudus di Gereja Kristen Jawa (GKJ) Patalan Jalan Parangtritis KM 15, Dusun Bobok, Desa Patalan, Jetis Bantul Minggu (19/05/2018). Perayaan digelar dalam nuansa Jawa, baik busana yang dikenakan ataupun bahasa yang digunakan.

Dalam perayaan Pentakosta, sebanyak 314 umat GKJ Patalan dan warga Imogiri datang dengan mambawa beragam persembahan baik hasil bumi  maupun peralatan elektronik. Barang persembahan tersebut, termasuk gunungan hasil bumi dikirab oleh umat  menuju altar gereja dan dilanjutkan ibadat serta khotbah oleh Pendeta Djoeniawan Santoso, Mpd.K.

Usai ibadahoa dilanjutkan dengan kegiatan lelang terhadap segala persembahan umat tersebut. Dana yang  terkumpul selanjutnya diserahkan kepada pihak gereja untuk keperluan kegiatan GKJ Patalan.

Baca Juga :  Kasihan Petani, Harga Bawang Merah Merosot

“Setiap tahun digelar perayaan Pentakosta yakni perayaan turunnya Ruh Kudus yang menuntut umat di dalam kebenaran,”kata Pdt Djoeniawan.

Sedangkan Ketua Majelis gereja, Totok Suryo Gupito mengatakan acara unduh-unduh tersebut sebagai wujud raya syukur umat terhadap berkat yang melimpah. Kemudian sebagian berkah tadi dipersembahkan untuk Tuhan  dengan memberikan sumbangan.

“Sebagai wujud rasa syukur, maka umat memberikan persembahan kepada Tuhan dan jhuga gereja,” jelasnya.

Sedangkan Humas acara Novita Pristiani Dewi mengatakan kegiatan tersebut digelar setiap tahun yakni 10 hari setelah perayaan Kenaikan Yesus Kristus atau Isa Al Masih.

“Umat datang dengan membawa persembahan sebagai wujud syukur terhadap segala berkat yang diterima,” katanya. (yve)

Baca Juga :  Pembeli Harus Rela Antre