UMY Luncurkan Prodi Program Profesi Insinyur

293
Rudy Purwondho dari Kemenristek Dikti (dua dari kanan) bersama jajaran UMY menyampaikan keterangan pers usai peluncuran Program Studi Program Profesi Insinyur di Pascasarjana UMY, Jumat (11/05/2018). (sholihul hadi/koranbernas.id)

KORANBERNAS.ID – Pemerintah melalui Kemenristek Dikti menunjuk Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) sebagai salah satu dari 40 perguruan tinggi yang dipercaya mengemban mandat untuk membuka Program Studi (Prodi) Program Profesi Insinyur.

Program studi baru tersebut secara resmi diluncurkan, Jumat (11/05/2018) di Gedung Pascasarjana UMY, ditandai pemukulan gong oleh Dr Ir Agus  Indardjo M Phil dari Kemenristek Dikti.

Turut mendampingi,  Rektor UMY Dr Ir Gunawan Budiyanto MP, Dr Ir Bambang Supriyadi CES DEA dari Kopertis DIY. Selanjutnya, diserahkan surat keputusan (SK) pengurus prodi oleh Rektor UMY dan diterima Dr Ir Sudarja MT.

Sedangkan kuliah umum bertema peran program studi program profesi insinyur dalam meningkatkan daya saing bangsa, disampaikan oleh Ir Rudy Purwondho MSc MBA IPM dari Kemenristek Dikti.

Baca Juga :  Sambut Ramadhan Warga Gelar Haul Massal

Menurut  dia, dari 900 ribu sarjana teknik di Indonesia saat ini  60 persennya bekerja di bidangnya. Sedangkan yang menyandang gelar profesi insinyur saat ini sejumlah 300 orang.

“Program ini baru dimulai 2016. Dari 40 perguruan tinggi yang diberi mandat, yang  menjalankan baru 22 perguruan tinggi,” ungkapnya kepada wartawan dalam konferensi pers usai acara launching.

Dia menambahkan, lulusan dari program ini berarti sudah memiliki kompetensi di level tujuh. Program Profesi Insinyur diluncurkan karena gelar ST atau Sarjana Teknik di Indonesia agak kurang pas, sekaligus merujuk pada UU No 11 Tahun 2014 tentang Keinsinyuran.

Dalam UU tersebut dijelaskan mengenai pemisahan area yang jelas antara Sarjana Teknik sebagai gelar akademik  dan Insinyur sebagai gelar profesi, yang ditekankan pada keahlian profesional.

Baca Juga :  Universitas 11 Negara Ini Ubah Mindset PT
Mahasiswa Program Studi Program Profesi Insinyur di Pascasarjana UMY mengikuti kuliah umum. (sholihul hadi/koranbernas.id)

Program Studi Program Profesi Insinyur UMY dimulai tahun akademik 2017/2018. Perkuliahan dimulai bulan Mei 2018  dengan fasilitas kelas representatif, bebas akses internat (free wifi) serta pengajar yang tersertifikasi.

Kurikulum Program Studi Program Profesi Insinyur menitikberatkan pelaksanaan kegiatan profesi Keinsinyuran menggunakan sistem kredit  semester dengan 24 SKS yang dilaksanakan dua semester. Komposisi perkuliahan 30 persen kuliah di kelas dan 70 persen praktik keinsinyuran di industri. (sol)