UMY Terjunkan Ribuan Mahasiswa KKN

130
Mahasiswa KKN UMY berhimpun di Sportorium UMY menjelang acara pelepasan, Selasa (18/07/2018). (sholihul hadi/koranbernas.id)

KORANBERNAS.ID — Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) melalui Lembaga Penelitian, Publikasi dan Pengabdian Masyarakat menerjunkan ribuan mahasiswa ke sejumlah daerah di Indonesia. Selain itu, puluhan mahasiswa kampus tersebut juga dikirim ke luar negeri.

Ini merupakan bagian dari program KKN (Kuliah Kerja Nyata)  Periode Semester Genap Tahun Ajaran 2017/2018 dengan tema Pemberdayaan Masyarakat untuk Indonesia Berkemajuan.

Sebelum berangkat, pada Rabu (18/07/2018) para mahasiswa itu berhimpun di Sportorium UMY. Mengenakan jaket almamater warna merah hati, mereka dilepas secara simbolis oleh sejumlah dosen, mewakili Rektor UMY Dr Ir Gunawan Budiyanto MP.

Tujuan pelaksanaan KKN ini untuk pemberdayaan masyarakat desa berbasis kearifan lokal, pembelajaran empati dan softskill bagi mahasiswa, serta sinergitas antara perguruan tinggi, masyarakat dan pemerintah daerah dalam pemberdayaan masyarakat.

Baca Juga :  PKK Wujudkan Program Kabupaten Cerdas

Adapun jenis KKN meliputi KKN 3 T (Mandiri) UMY yang diikuti 217 mahasiswa l, KKN Mu (Persyarikatan Muhammadiyah) sejumlah 14 mahasiswa, KKN Reguler diikuti  2.870 mahasiswa, total ada 3.152 mahasiswa. Khusus KKN Internasional, UMY bekerja sama dengan Singapore Polytechnic dan Philipina Davao.

Ribuan mahasiswa itu disebar ke sejumlah lokasi di Jawa Tengah meliputi Kabupaten Pemalang, Purbalingga, Kebumen, Purworejo, Boyolali dan Klaten.

Sebagian dari mereka ditempatkan di wilayah Kabupaten Kulonprogo, Gunungkidul, Sleman dan Bantul. Sementara untuk wilayah luar pulau Jawa yaitu Mayamuk, Sorong Papua, Sebatik Kalimantan Utara.

Sebagian lagi dikirim ke Berau Kalimantan Timur, Sembalun Lombok Timur NTB, Tliu Amanuban Timur, Timor Tengah Selatan NTT, Sambi Rampas Manggarai Timur NTT dan Tepal Sumbawa NTT.

Baca Juga :  Ini Permintaan Warga Soal Perdais Pertanahan

Selama di lapangan para mahasiswa itu dibimbing oleh 135 dosen pembimbing. Durasi pelaksanaan KKN untuk KKN 3 T (Mandiri) 2-2,5 bulan sedangkan yang lain selama satu bulan.

Sebelum diterjunkan para mahasiswa diberikan pelatihan dan pembekalan konsep pemberdayaan, fasilitator, analisis sosial, pendidikan orang dewasa, teknik fasilitasi, teknik need assessment, perencanaan program, monev dan pelaporan. Itu semua penting dalam rangka menjaga nama baik UMY.

Hadir pada kesempatan itu Haryono Suyono dari Yayasan Damandiri Jakarta. Bagi UMY, KKN merupakan implementasi dari QS Al Maun yang mendasari KH Ahmad Dahlan mendirikan Muhammadiyah. (sol)